GOPOS.ID, GORONTALO – Eks Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Syam T. Ase resmi mengenakan baju tahanan kejaksaan. Hal ini seturut dengan penetapan Syam sebagai tersagka kasus korupsi Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI) oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri Gorontalo, senin (27/04/26).
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Gorontalo selama beberapa jam. Informasi yang berhasil dihimpun Gopos.id, kasus yang melibatkan Syam sebagai Ketua DPRD sekaligus Ketua Badan Anggaran DPRD tersebut merugikan negara sebesar Rp3 Milyar.
“Kami resmi melakukan penahanan terhadap tersangka karena sudah kami sudah mengantogi alat bukti yang cukup,” kata Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Gorontalo, Danif Zaenu.
Danif menambahkan bahwa penahanan tersebut akan dilakukan hingga 20 hari kedepan. Kata Danif, pihaknya juga akan melakukan upaya pengembangan penyidikan guna memastikan keterlibatan anggota yang lain.
Lebih jau, Danif juga membeberkan bahwa kasus yang menyeret Syam T. Ase ini meliputi tunjangan komunikasi intensif, tunjangan reses dan dana operasional pada tahun anggaran 2022-2023.
“Kami akan terus melakukan pengembangan guna memastikan apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kasus ini,” pugkasnya. (Abin/Gopos)







