GOPOS.ID, TILAMUTA – Bupati Boalemo, Rum Pagau, didampingi Wakil Bupati, Lahmuddin Hambali, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) dan pengelola Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG), guna mengevaluasi pelaksanaan program MBG selama bulan suci Ramadhan.
Evaluasi ini dilakukan menyusul masukan dari masyarakat terkait komposisi menu kering yang dibagikan, yang meliputi roti tawar, telur rebus, tahu, tempe, buah, abon, dan kacang. Masukan tersebut menyoroti kurang lengkapnya menu, khususnya ketiadaan susu sebagai salah satu sumber gizi penting.
Bupati Rum Pagau menegaskan Program MBG merupakan program strategis yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui pemenuhan gizi anak sejak dini hingga jenjang SMA.
“Program ini memang belum sempurna, namun kami terus berupaya memperbaikinya. Evaluasi seperti ini sangat penting agar kualitas dan kuantitas makanan yang diberikan benar-benar sesuai standar gizi dan bermanfaat bagi anak-anak kita,” tegas Rum, Rabu (25/02/2026)
Rum menilai kritik yang masuk masih wajar dan menjadi bahan perbaikan, agar program ke depan lebih optimal dan tidak menimbulkan persoalan serius.
“Saya pengelola Dapur MBG melakukdidistribusikan, terhadap kualitas dan kuantitas makanan sebelum didistribusikan,” papar Rum
Sementara itu, Wakil Bupati Lahmuddin Hambali, menekankan perlunya pengaturan ulang waktu pendistribusian makanan selama Ramadhan, agar tidak mempengaruhi puasa anak-anak.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan program MBG, agar berjalan lebih baik, efisien, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutup Lahmuddin (Yusuf/Gopos)








