GOPOS.ID, GORONTALO – Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani menegaskan pekerjaan perluasan Apron dan Pembuatan Taxiway tidak akan mengganggu penerbangan di Provinsi Gorontalo.
“Lokasi pekerjaan tidak akan mengganggu penerbangan karena dilakukan di sisi udara yang ada, namun tetap harus mematuhi aturan penerbangan dan melaksanakan prosedur keselamatan yang ketat,” tegasnya diwawancarai usai pelaksanaan Ground Breaking di Bandara Djalaluddin Gorontalo, Jumat (20-2-2026).
Kata dia, nantinya, pekerjaan pelebaran itu akan diserahkan ke pihak kontraktor, terkait untuk dikerjakan dan direncanakan selesai tahun ini di 2026.
Sebelumnya, Ground Breaking pekerjaan perluasan Apron dan Pembuatan Taxiway Embarkasi Haji Penuh Gorontalo mulai di bangun, Jumat (20-2-2026).
Ground Breaking pekerjaan perluasan Apron dan Pembuatan Taxiway Embarkasi Haji Penuh Gorontalo mulai di bangun, Jumat (20-2-2026).
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menegaskan target penyelesaian untuk fasilitas embarkasi ini ditetapkan pada tahun 2028. Gubernur menilai banyak masyarakat Gorontalo yang berangkat umrah dari Makassar, dan jika Gorontalo menjadi lokasi embarkasi haji, maka diperkirakan jumlah jamaah umrah akan meningkat.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menegaskan target penyelesaian untuk fasilitas embarkasi ini ditetapkan pada tahun 2028. Gubernur menilai banyak masyarakat Gorontalo yang berangkat umrah dari Makassar, dan jika Gorontalo menjadi lokasi embarkasi haji, maka diperkirakan jumlah jamaah umrah akan meningkat. (Putra/Gopos)








