GOPOS.ID, GORONTALO – Pelatihan Kepemimpinan Pengurus SALIMAH (PKPS) 1 yang digelar PW SALIMAH Provinsi Gorontalo menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan organisasi.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Ahad, 26 April 2026 ini diikuti oleh pengurus wilayah, pengurus daerah dari enam kabupaten/kota, yakni Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, Gorontalo Utara, Pohuwato, dan Boalemo, serta para Ketua PD SALIMAH se-Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas manajerial, pemahaman kepemimpinan, serta peran strategis pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.
Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Novianita Achmad dan Mulhimah Kau, yang membawakan materi penguatan kepemimpinan, peningkatan kapasitas organisasi, serta strategi pengelolaan program. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua PW SALIMAH Provinsi Gorontalo, Dr. Yuliyanti Kadir, yang memberikan sambutan sekaligus arahan kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Yuliyanti Kadir, menegaskan SALIMAH bukan sekadar organisasi perempuan, melainkan wadah perjuangan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga Indonesia. Ia juga menekankan bahwa di Gorontalo, dengan falsafah “Adat bersendikan Syara’, Syara’ bersendikan Kitabullah”, SALIMAH memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan visi besar organisasi sangat ditentukan oleh kekuatan struktur yang dibangun melalui kepemimpinan yang kokoh, kompeten, dan ikhlas. Oleh karena itu, PKPS 1 menjadi gerbang awal untuk menyamakan persepsi, memperkuat jati diri pengurus, serta menanamkan pemahaman bahwa aktivitas organisasi juga merupakan bagian dari dakwah. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ruang peningkatan kapasitas, kompetensi, dan integritas pengurus, termasuk kemampuan manajerial, pengelolaan program, serta penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di Gorontalo.
Menutup sambutannya, Yuliyanti Kadir menyampaikan harapan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. “Saya berharap, selama mengikuti pelatihan ini, seluruh peserta dapat menyerap ilmu dengan maksimal. Jangan hanya sekadar hadir secara fisik, tapi hadirkan hati dan pikiran. Jadikan setiap materi sebagai bekal untuk menghidupkan program-program Salimah yang lebih inovatif dan bermanfaat nyata bagi ibu-ibu dan anak-anak di pelosok Gorontalo,” tutupnya.(Winang/Mg-Gopos)








