GOPOS.ID, GORONTALO– Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan profesionalisme dosen. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Portofolio bagi Dosen yang Disertifikasi (DYS) Tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum bekerja sama dengan Bidang Akademik itu berlangsung pada Rabu (22/7), dan diikuti 43 dosen yang lolos seleksi awal Sertifikasi Dosen (Serdos) Gelombang I Tahun 2026.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si., saat membuka kegiatan mengatakan, sertifikasi dosen bukan sekadar agenda administratif, melainkan bentuk pengakuan negara terhadap profesionalisme dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.
“Sertifikasi dosen merupakan bentuk pengakuan negara terhadap profesi dosen. Karena itu, seluruh tahapan harus dipersiapkan dengan baik sehingga setiap dosen mampu menunjukkan kompetensi, integritas, dan rekam jejak akademiknya secara objektif melalui portofolio yang disusun,” ujar Hafidz.
Ia menjelaskan, dari sekitar 60 dosen yang mengikuti seleksi awal, sebanyak 43 dosen dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti Serdos Gelombang I Tahun 2026. Menurutnya, bimtek ini menjadi bekal penting agar peserta mampu menyusun portofolio sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai asesor Sertifikasi Dosen, Hafidz juga berbagi pengalaman mengenai proses penilaian portofolio. Ia menegaskan bahwa asesor tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen, tetapi juga melakukan verifikasi terhadap bukti-bukti pendukung yang menggambarkan kinerja akademik dosen.
Aspek yang menjadi penilaian meliputi pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, hingga kualitas video pembelajaran yang diunggah peserta.
Ia mengingatkan seluruh dosen untuk menyusun portofolio secara jujur dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
“Jangan pernah melebih-lebihkan capaian yang dimiliki. Kejujuran dalam mendeskripsikan pengalaman akademik justru menjadi salah satu indikator penting yang akan memberikan nilai positif dalam proses asesmen,” tegasnya.
Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan pendampingan teknis terkait mekanisme pengisian portofolio, penyusunan deskripsi diri, hingga kelengkapan dokumen yang harus diunggah pada sistem Sertifikasi Dosen.
Melalui kegiatan ini, UNG berharap seluruh peserta Serdos Gelombang I Tahun 2026 dapat menyusun portofolio yang berkualitas, memperoleh sertifikat pendidik, serta semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing (Rama/Gopos)








