No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Arus Sungai Meluap, Pemkab Jember Bergerak Cepat Tangani Banjir Bandang Desa Pakis

Alexa by Alexa
Selasa 3 Februari 2026
in Jember
0
Tim Pemkab Jember turun langsung ke lokasi banjir bandang di Panti

Tim Pemkab Jember turun langsung ke lokasi banjir bandang di Panti

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, JEMBER – Banjir bandang kembali menerjang Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Senin malam (2/2/2026), memaksa pemerintah daerah bergerak cepat mengamankan warga terdampak.

Arus sungai mendadak meluap dengan kekuatan tinggi, membawa lumpur, bambu, dan kayu, hingga masuk ke permukiman di bantaran sungai.

Merespons kondisi darurat itu, Pemkab Jember langsung menurunkan tim gabungan sejak malam kejadian guna mengevakuasi warga dan mengamankan lokasi rawan.

Langkah cepat tersebut dilakukan atas instruksi langsung Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, yang menegaskan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

Penjabat Sekretaris Daerah Jember, Akhmad Helmi Lukman, menyebut seluruh unsur langsung dikerahkan ke lapangan.

“Pemkab Jember bersama BPBD, kepala desa, dan Muspika langsung turun untuk mengamankan warga di sekitar aliran sungai,” kata Helmi.

Warga yang berada di titik rawan segera dievakuasi ke Polindes dan Balai Desa Pakis untuk menghindari risiko banjir susulan.

“Ibu-ibu, anak-anak, dan lansia kami ungsikan, sementara warga laki-laki berjaga di sekitar lokasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Wisata Papuma–Watu Ulo Ramai Saat Lebaran, Tiket Terusan dan Festival Pegon Jadi Daya Tarik

Banjir bandang tersebut mengakibatkan satu warga dilaporkan hilang dan empat rumah di bantaran sungai mengalami kerusakan berat.

Menurut Helmi, rumah-rumah itu belum bisa ditempati hingga dilakukan normalisasi sungai secara menyeluruh.

“Nanti akan kami laporkan ke pemerintah provinsi untuk langkah penanganan lanjutan, termasuk normalisasi sungai,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu sungai.

Meski hujan di lokasi kejadian tidak deras, debit air sungai justru meningkat tajam dengan arus sangat kuat.

“Empat dapur rumah warga tergerus dan satu orang terbawa arus,” kata Edy.

Korban diketahui bernama Wahid, staf pelayanan umum Kantor Kecamatan Panti sekaligus mantan Sekretaris Desa Pakis.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat menyelamatkan barang sebelum bagian rumahnya ambrol dan menyeret tubuhnya ke sungai.

“Hingga kini kami belum bisa memastikan korban berada di sekitar lokasi atau sudah terbawa arus,” ujarnya.

Baca Juga :  Flash News: Banjir Bandang Terjang Tiga Kecamatan di Bone Bolango

Pencarian korban dilakukan hingga Selasa dini hari, namun belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan kembali.

Data BPBD mencatat, 30 rumah di Desa Pakis terpapar banjir dengan endapan lumpur setinggi sekitar 20 sentimeter.

Sebanyak 30 jiwa terpaksa mengungsi di rumah warga sekitar akibat banjir tersebut.

Banjir juga melanda Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, merendam dua rumah dengan lumpur setinggi 40 sentimeter.

Terpisah, Bupati Jember Gus Fawait memastikan seluruh perangkat daerah bergerak serentak menangani dampak banjir bandang.

“Saya instruksikan BPBD, OPD terkait, camat, puskesmas, serta TNI-Polri untuk evakuasi dan penanganan darurat,” tegasnya.

Terkait warga yang hilang, Gus Fawait menyampaikan keprihatinan mendalam dan memastikan pencarian terus dimaksimalkan.

“Pemerintah daerah akan mendampingi penuh keluarga korban dan memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” katanya.

Ia juga mengimbau warga di kawasan rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan petugas di lapangan. (Kur)

Tags: Banjir BandangBPBD Jember
Previous Post

Ismet Mile Nahkodai PPP Gorontalo

Next Post

Dua Ekor Sapi Betina Mati Mendadak di Paguyaman Diselidiki Polisi

Related Posts

Para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) Kabupaten Jember
Jember

Gus Fawait Pastikan Tak Ada PPPK Dirumahkan, Pemkab Jember Minta Tambahan Formasi CPNS

Selasa 27 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad fawait saat mengenalkan Mall Publik pada Rini Widyantini MenPAN-RB dan anggota DPR RI Gus Khozin
Jember

Kunjungi MPP Jember, MenPAN-RB Soroti Pelayanan Terpadu hingga Inovasi Jemput Bola

Senin 26 Oktober 2026
Kepala Bulog Jember Muhammad Ade Saputra Berama Bupati Jember Muhammad Fawait
Jember

Permudah Warga, Pemkab Jember Siapkan Pengiriman Bantuan Pangan Langsung ke Rumah

Rabu 21 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad fawait saat audisi dengan BPS di pendopo
Jember

Tinggalkan Posisi Kedua di Jatim, Jember Percepat Langkah Pengentasan Kemiskinan

Rabu 21 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad fawait usai rapat dengan Pertamina
Jember

Pasokan BBM Jember Kembali Normal, Pertamina Tingkatkan Distribusi hingga 700 KL per Hari

Rabu 21 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad fawait belusukan home care di Plosok Kecamatan Tanggul
Jember

Gus Fawait Terjang Medan Terjal di Tanggul, Homecare Sasar Lansia hingga Rumah Tak Layak Huni

Senin 19 Oktober 2026
Next Post
Dua ekor sapi milik warga Desa Mutiara, Kecamatan Paguyaman, mati mendadak. (Istimewa)

Dua Ekor Sapi Betina Mati Mendadak di Paguyaman Diselidiki Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kejati Tahan Eks Pj Gubernur Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santriwati Meninggal Tenggelam, Keluarga Polisikan Pimpinan Ponpes Hubulo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Perintah” Eks Pj Gubernur ke Syukri Botutihe Proyek Video Wall Kini Didalami Kejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Aksi Penambang Suwawa Diduga Jarah Gudang Logistik PT GM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.