GOPOS.ID, GORONTALO – Sebanyak 10 mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil dan 6 Mahasiswa Program Studi (Prodi) Arsitektur Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo menjalani yudisium di Aula UNBITA, Senin (8/9/2025). Momen ini menjadi langkah penting bagi mahasiswa yang telah menuntaskan perkuliahan dan siap memasuki dunia kerja.
Yudisium dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Bina Taruna, Rektor UNBITA, Wakil Rektor I, Pimpinan Jurusan dan Program Studi, dosen, serta segenap civitas akademika UNBITA. Kehadiran pimpinan universitas menjadi bentuk dukungan penuh terhadap para mahasiswa yang akan segera menyandang gelar sarjana.
Kepala Program Studi Teknik Sipil UNBITA, Atrila Latinulu menyampaikan rasa bangga dan haru atas pencapaian para mahasiswa. Menurutnya, 16 mahasiswa yang diyudisium hari ini telah melewati berbagai proses akademik dan ujian akhir yang panjang, sehingga layak menyandang status sebagai lulusan sarjana teknik sipil.
“Alhamdulillah hari ini 10 mahasiswa kami dan 6 mahasiswa arsitektur resmi diyudisium. Harapannya mereka bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan daerah, dan tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga serta almamater,” ujar Atrila.
Atrila menambahkan, para lulusan ini diharapkan tidak hanya berfokus pada pengembangan diri, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan semangat pengabdian. Hal itu sejalan dengan visi UNBITA untuk melahirkan sarjana yang berkompeten, profesional, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Ia juga menekankan dunia kerja saat ini menuntut lulusan yang adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global. Karena itu, lulusan Teknik Sipil UNBITA dituntut untuk terus mengembangkan keterampilan, membangun jejaring, serta berkontribusi pada pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
“Momen yudisium ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk mengabdikan diri. Kami percaya lulusan UNBITA akan mampu bersaing di dunia kerja dan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan pembangunan, khususnya di Gorontalo,” ungkapnya.
Pelaksanaan yudisium ini, UNBITA kembali membuktikan konsistensinya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang teknik sipil. Kehadiran 16 lulusan baru tersebut diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah serta menjawab tantangan zaman. (Rama/Gopos)








