GOPOS.ID, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, melakukan inspeksi mendadak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wumialo yang terletak di Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat mengenai masalah bau tidak sedap yang berasal dari limbah yang dikelola oleh SPPG.
Selama beberapa waktu terakhir, warga sekitar telah mengungkapkan kekhawatiran mereka mengenai bau menyengat yang berasal dari saluran air yang tidak terkelola dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa SPPG tidak memenuhi standar operasional, terutama dalam hal pengelolaan limbah dan pembuangan air. SPPG saat ini masih menggunakan saluran yang belum permanen, yang mengakibatkan air limbah tidak mengalir dengan baik dan menyebabkan penumpukan limbah, terutama pada malam hari ketika aktivitas masyarakat meningkat.
Selain itu, Idah Syahidah menyoroti pentingnya penyediaan tempat sampah yang memadai. Dikatakan bahwa SPPG perlu memiliki tempat sampah terpisah untuk organik, non-organik, dan residu guna mencegah penumpukan sampah yang dapat menyebabkan bau tidak sedap. Saat ini, SPPG tidak memiliki tempat sampah permanen, yang merupakan salah satu faktor penyebab masalah bau yang dialami masyarakat.
“Beberapa langkah perbaikan harus segera dilakukan,” ujarnya.
Idah memberikan solusi, Pertama pembuatan tempat sampah yang lebih baik dengan bagian bawah yang disemen untuk memudahkan pembersihan. Dengan cara ini, sisa-sisa sampah tidak akan menumpuk dan menyebabkan bau tidak sedap. Kedua, perlu adanya pengelolaan limbah yang lebih baik, termasuk pembuatan speed tank yang terpisah yang akan dibersihkan secara rutin setiap minggu. Limbah tidak boleh dibuang sembarangan, karena dapat mencemari lingkungan sekitar, terutama saluran air yang mengalir ke sawah dan berdampak pada masyarakat. (Putra/Gopos)








