No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

UNG Kirim Mahasiswa Profesi Apoteker ke Daerah Bencana, Perkuat Peran Kemanusiaan

Ramos by Ramos
Selasa 10 Februari 2026
in UNG
0
Screenshot

Screenshot

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) secara resmi melepas mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Angkatan II untuk melaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA), Kamis (6/2/2026). Pelaksanaan PKPA dilakukan baik di dalam daerah maupun di luar daerah, termasuk di wilayah terdampak bencana.

Ketua Program Studi Profesi Apoteker UNG, Dr. Nur Rasdianah, S.Si., M.Si., Apt, menjelaskan bahwa PKPA merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa profesi apoteker. Pada angkatan kedua ini, jumlah peserta PKPA sebanyak 40 mahasiswa, terdiri dari alumni dan non-alumni UNG, dengan 11 orang di antaranya berasal dari luar UNG.

“Untuk PKPA kali ini, kami mengirimkan dua kelompok, masing-masing enam orang, ke lokasi terdampak bencana. Sementara mahasiswa lainnya ditempatkan di Kota Gorontalo, yakni di enam puskesmas dan tujuh apotek,” jelas Nur Rasdianah.

Ia mengungkapkan, PKPA di wilayah terdampak bencana merupakan bagian dari kerja sama nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI), khususnya dengan Koordinator Wilayah I Sumatera. Adapun UNG berada di bawah Koordinator Wilayah V.

“Kegiatan ini ditujukan untuk membantu saudara-saudara kita yang masih terdampak bencana di Sumatera. Dari beberapa pilihan daerah, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, Korwil Wilayah I menetapkan Aceh Tamiang sebagai lokasi penempatan karena dinilai paling membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa FSB Dinobatkan Sebagai The Best Speaker NUDC UNG

Menurutnya, PKPA di daerah terdampak bencana memiliki nilai strategis karena sejalan dengan visi Program Studi Profesi Apoteker UNG, yakni penguatan kompetensi farmasi kegawatdaruratan. Program ini diharapkan menjadi ciri khas lulusan apoteker UNG yang siap bertugas tidak hanya dalam kondisi normal, tetapi juga pada situasi bencana alam, sosial, maupun kemanusiaan.

PKPA di daerah bencana tersebut juga dilaksanakan bekerja sama dengan Apoteker Tanggap Bencana dan dirancang berlangsung selama satu bulan dengan dua skema PKPA.

“Untuk PKPA reguler di puskesmas berlangsung satu bulan. Sedangkan PKPA terdampak bencana dilakukan dua minggu di lapangan dan dilanjutkan dua minggu PKPA distribusi di gudang atau instalasi farmasi di Aceh Tamiang,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan doa dan harapan agar seluruh mahasiswa dapat menjalani PKPA dengan lancar serta menyelesaikan studi dengan hasil terbaik.

“Hari ini kita melepas mahasiswa profesi apoteker untuk melaksanakan PKPA, baik di dalam daerah maupun di luar daerah. Ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran,” ujar Rektor.

Baca Juga :  Rektor Cup 2026 UNG Hadirkan Persaingan Petanque Kelas Dunia

Rektor memberikan apresiasi kepada Program Studi Profesi Apoteker UNG yang mengambil inisiatif berpartisipasi dalam program nasional PKPA di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh Tamiang.

“UNG memilih Aceh Tamiang, dan itu saya apresiasi. Ini langkah yang sangat baik. Tidak ada kewajiban bagi mahasiswa untuk ikut, karena sifatnya sukarela, namun ada 12 mahasiswa yang bersedia terlibat langsung,” katanya.

Ia juga berpesan agar mahasiswa yang ditempatkan di daerah bencana mempersiapkan diri dengan baik, mengingat kondisi lapangan yang belum sepenuhnya pulih. Meski demikian, Rektor memastikan bahwa fasilitas tempat tinggal masih layak dan pihak universitas akan memberikan dukungan.

“Program PKPA di daerah bencana tentu lebih menantang dan unik. Universitas akan membantu memberikan dukungan, termasuk kemungkinan bantuan biaya tempat tinggal, sebagai bagian dari kontribusi UNG bagi masyarakat terdampak,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Rektor menegaskan pentingnya peran apoteker, khususnya di kawasan timur Indonesia yang masih kekurangan tenaga kesehatan.

“Kesempatan ini patut disyukuri karena pendidikan profesi apoteker tidak mudah diakses. Semoga kehadiran pendidikan profesi apoteker UNG dapat mendorong peningkatan indeks layanan kesehatan di Gorontalo dan kawasan sekitarnya,” pungkasnya. (Rama/Gopos)

Tags: Pelatihan BencanaProfesi ApotekerUNG
Previous Post

KUHP dan KUHAP Baru Masuk Perpustakaan SPN Polda Gorontalo

Next Post

Konten Kreator ZH Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Rektor UMGO

Related Posts

Screenshot
UNG

KKN-T II UNG Duwanga Dorong Ketahanan Pangan Lewat Akuaponik

Jumat 11 September 2026
UNG

Pascasarjana UNG Perkuat Integritas Mahasiswa Lewat Kuliah Umum Antikorupsi

Rabu 9 September 2026
UNG

Universitas Airlangga Siap Bantu Pembinaan Prodi Kebidanan UNG

Selasa 8 September 2026
UNG

1.108 Mahasiswa UNG Diterjunkan ke Sekolah, Bawa Misi Perkuat Pendidikan Gorontalo

Selasa 8 September 2026
UNG

27 Mahasiswa UNG Siap Harumkan Nama Gorontalo di Peksiminas XVIII

Selasa 8 September 2026
UNG

Budidaya dan Pengolahan Sayur NUGRA, Mahasiswa KKN Tematik Tahap II UNG Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Panggulo Barat

Kamis 3 September 2026
Next Post

Konten Kreator ZH Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Rektor UMGO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • comet star shining in a blue sky. (Ilustrasi)

    Warga Gorontalo Digegerkan Fenomena Kilatan Cahaya dan Suara Dentuman Keras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokter RS Sitti Khadijah Laporkan Jefry Taha yang Diduga Lakukan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Haji Pepen Divonis 5 Tahun Penjara Korupsi Kanal Tanggidaa: Lebih Rendah Dari Tuntutan JPU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APSI-UIN Sultan Amai Gorontalo Buka Pendidikan Advokat Angkatan Pertama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.