GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo resmi menjalin kerjasama strategis dengan Google melalui program Google for Education, sebagai upaya memperkuat transformasi digital dan meningkatkan mutu proses pembelajaran di lingkungan kampus. Kerjasama ini sekaligus menandai komitmen UNBITA untuk menjadi kampus berbasis teknologi yang adaptif terhadap perkembangan era digital dan revolusi industri 4.0.
Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global. Melalui platform Google for Education seperti Google Classroom, Google Meet, Google Workspace for Education, hingga Google Cloud, seluruh aktivitas pembelajaran dan manajemen akademik akan diintegrasikan secara digital.
“Kolaborasi ini sejalan dengan visi UNBITA sebagai universitas yang berorientasi pada inovasi dan literasi digital. Google for Education membuka peluang bagi kami untuk mempercepat digitalisasi pembelajaran sekaligus menumbuhkan budaya akademik yang kreatif, modern, dan adaptif,” ungkap Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman.
Tak hanya pemanfaatan teknologi, kerjasama ini juga mencakup pelatihan dan sertifikasi kompetensi digital bagi dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Seluruh sivitas akademika UNBITA akan mendapatkan akses pada pelatihan penggunaan ekosistem Google, sertifikasi Google Educator Level 1 dan Level 2, hingga kesempatan mengikuti jenjang trainer dan innovator bagi pendidik.
Google for Education Specialist, Surya Putra Sarungu, menyebut bahwa UNBITA memiliki kesiapan yang sangat baik dalam mengimplementasikan transformasi digital kampus. Selain lokasi kampus yang strategis di dalam kota, ekosistem internet, jumlah mahasiswa, tenaga pendidik, serta karakter tenaga pengajar muda dinilai menjadi modal kuat bagi UNBITA untuk berkembang lebih cepat.
“Dari sisi kesiapan, UNBITA sangat siap. Saya bertemu langsung dengan para kaprodi dan dosen-dosen muda yang punya semangat kuat beradaptasi dengan teknologi. Ini menjadi modal penting untuk menjadikan UNBITA sebagai Google Reference University di wilayah timur Indonesia,” jelas Surya.
Lebih jauh, melalui kerjasama ini, Google juga akan menghadirkan pelatihan Gemini AI, sertifikasi kompetensi digital untuk mahasiswa dan dosen, serta penguatan penggunaan teknologi AI dalam mendukung proses pembelajaran dan persiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
“Kami berharap kerjasama ini menjadi momentum UNBITA untuk melahirkan lulusan yang memiliki keterampilan digital di atas rata-rata serta siap bersaing di dunia kerja yang kini banyak bertumpu pada pemanfaatan AI dan platform digital,” tambah Surya.
UNBITA pun menargetkan kerjasama ini tidak hanya berhenti pada penguatan internal kampus, tetapi juga diperluas melalui program pengabdian kepada masyarakat, pendampingan sekolah, UMKM, dan komunitas digital di Gorontalo.
Melalui kolaborasi UNBITA dan Google for Education ini, kampus berharap dapat menjadi model perguruan tinggi berbasis digital di Kawasan Timur Indonesia yang unggul dalam inovasi, kreatifitas, serta menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing global. (Rama/Gopos)








