GOPOS.ID, KWANDANG – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu bersama Wakil Bupati Nurjana Hasan Yusuf hadir dalam siding Paripurna DPRD ke-36 yang membahas pembicaraan tingkat II Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Senin (8/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Thariq Modanggu menegaskan, pembangunan daerah harus selaras dengan visi Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
“Sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar Pembangunan di Gorontalo Utara dapat memberikan kontribusi nyata terhadap tujuan nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa RPJMD 2025–2029 menetapkan sejumlah indikator kinerja yang menjadi target capaian pemerintah daerah. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 4,2 persen pada 2025 dan meningkat menjadi 5,3 persen pada 2030.
Angka kemiskinan diarahkan turun dari 16,3 persen menjadi 15 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia diharapkan meningkat dari 69,05 menjadi 70,00. Pemerintah daerah juga menargetkan tingkat pengangguran terbuka menurun dari 2,77 persen menjadi 2,65 persen.
Selain target makro Pembangunan, Bupati Thariq mengungkapkan RPJMD memuat sejumlah program unggulan yang menjadi prioritas utama, yaitu meliputi penguatan ekonomi Masyarakat melalui program G2-10, transformasi UMKM Bercahaya, revitalisasi sektor pertanian, serta penguatan perikanan.
“Pemerintah daerah juga mengembangkan disektor Pariwisata dan Kebudayaan, penyediaan layanan Pendidikan dan kesehatan gratis, percepatan penangan kemiskinan ekstrim, hingga penyediaan rumah sehat bagi warga kurang mampu” tambahnya.
Bupati berharap RPJMD yang ditetapkan dapat menjadi pijakan bagi terwujudnya Gorontalo Utara yang lebih maju, Sejahtera, dan Bercahaya.(Gusti/Gopos)








