No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Era Cashless Tiba, QRIS Jadi Senjata Indonesia di Pasar Global

Hasan by Hasan
Senin 8 Desember 2025
in Menyapa Nusantara
0
Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Bambang Setya Permana, melakukan pembayaran menggunakan QRIS Tap saat peluncuran Hulonthalo QRIS Tap Experience, Ahad (13/7/2025). (Putra/Humas BI Gorontalo)

Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Bambang Setya Permana, melakukan pembayaran menggunakan QRIS Tap saat peluncuran Hulonthalo QRIS Tap Experience, Ahad (13/7/2025). (Putra/Humas BI Gorontalo)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Oleh Djoko Subinarto*)

Indonesia punya senjata baru di medan ekonomi digital ASEAN, yakni Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) lintas negara, yang menjadi gerbang transaksi lintas batas dan sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah ekonomi regional.

Bank Indonesia (BI), baru-baru ini, melaporkan transaksi QRIS Indonesia-Malaysia paling tinggi di ASEAN. Ini makin menunjukkan kesiapan ekonomi digital kita menghadapi integrasi ekonomi regional.

Data BI memperlihatkan, dari Januari hingga September 2025, inbound QRIS dari Malaysia ke Indonesia mencapai 3,4 juta transaksi dengan nominal Rp775 miliar. Sebaliknya, outbound Indonesia ke Malaysia 516 ribu transaksi senilai Rp178 miliar.

Angka tersebut menunjukkan setidaknya dua hal. Pertama, Indonesia menjadi tujuan favorit wisatawan Malaysia untuk berbelanja secara digital. Kedua, masyarakat dan pelaku usaha Indonesia mulai terbiasa menerima pembayaran lintas negara.

Membangun Ekosistem Digital

QRIS lintas negara sesungguhnya bukan cuma menyangkut transaksi, tetapi juga menyangkut pembangunan ekosistem digital yang menyambungkan konsumen, pedagang, maupun bank lintas batas.

Integrasi sistem QR Indonesia dengan Malaysia sejak tahun 2023, misalnya, telah memungkinkan wisatawan membayar lewat aplikasi finansial lokalnya. Praktis, cepat, dan aman. Selain dengan Malaysia, QRIS lintas negara saat ini sudah terintegrasi/terkoneksi dengan sistem QR Thailand, Singapura, dan Jepang.

Rencananya, konektivitas QRIS Indonesia akan makin diperluas ke sejumlah negara lain seperti Korea Selatan, Uni Emirat Arab, hingga India. Tentu saja, strategi ini bukan sekadar ambisi, melainkan sebuah langkah terukur, yang bakal menempatkan Indonesia sebagai hub ekonomi digital ASEAN.

Satu hal yang penting adalah bahwa teknologi QRIS tidak bisa bekerja sendiri. Ia perlu dukungan gerai bisnis di Tanah Air yang siap menerima pembayaran lintas negara. Tanpa itu, potensinya tidak akan maksimal.

Di sinilah tantangannya. Banyak UMKM masih awam soal QR, apalagi yang lintas negara. Sosialisasi dan edukasi menjadi salah satu faktor kunci agar teknologi ini semakin dirasakan manfaatnya secara nyata.

Baca Juga :  Mata LSF di Balik Layar, Menyaring yang Tak Terlihat Publik

Namun, tren positif sudah terlihat. Banyak hotel, restoran, dan destinasi wisata mulai menerima QRIS. Wisatawan menjadi lebih nyaman, layanan lebih cepat, transaksi pun lebih murah.

QRIS antarnegara juga bisa sebagai alat ukur daya tarik pariwisata Indonesia. Semakin mudah pembayaran, semakin tinggi kemungkinan wisatawan kembali atau merekomendasikan destinasi wisata Indonesia.

Dari sisi ekonomi, QRIS mempercepat perputaran uang. Tidak perlu konversi mata uang tunai, biaya transaksi lebih rendah, dan risiko keamanan berkurang. Semua itu meningkatkan efisiensi ekonomi mikro hingga makro.

Visi ASEAN

QRIS lintas negara ini selaras dengan visi ASEAN Digital Economy Framework. ASEAN menekankan digitalisasi lintas negara untuk memperkuat perdagangan, investasi, dan inklusi keuangan.

Lewat QRIS, Indonesia berupaya menempatkan diri sebagai pemain utama di kawasan. Posisi ini bukan sekadar soal teknologi, tapi soal reputasi sebagai negara yang siap menghadapi ekonomi digital global.

Dengan fakta bahwa inbound QRIS jauh lebih tinggi daripada outbound, ini memberi petunjuk bahwa wisatawan asing merasa nyaman belanja di Indonesia. Ini sinyal positif bagi sektor pariwisata dan devisa negara.

Namun, jangan sampai lengah. Tantangan keamanan siber tetap ada. Sistem harus terus diperkuat untuk mengantisipasi fraud, hacking, dan kesalahan transaksi. Kepercayaan pengguna adalah fondasi ekosistem digital.

Di sisi regulasi, pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara mendorong inovasi dan adopsi teknologi digital dengan melindungi konsumen dan menjaga keamanan sistem. Integrasi digital harus selalu selaras dengan perlindungan konsumen, aturan anti pencucian uang, dan standar keamanan internasional.

QRIS lintas negara telah membuka peluang bisnis baru. Bank, fintech, dan startup bisa menciptakan layanan tambahan berupa loyalty program, diskon digital, hingga analisis perilaku konsumen lintas negara.

QRIS lintas negara juga mempermudah UMKM go digital. Tanpa perlu ribet mengurus mata uang asing, pedagang lokal bisa menjangkau konsumen dari negara tetangga. Dampaknya langsung ke omzet dan pertumbuhan bisnis.

Efek dominonya terasa juga di sektor ekonomi regional. Negara-negara di kawasan akan melihat Indonesia sebagai destinasi digital-friendly. Inklusi keuangan juga terdorong. Wisatawan asing yang sebelumnya sulit mengakses layanan perbankan Indonesia kini bisa bertransaksi tanpa harus membuka rekening lokal.

Baca Juga :  Masa Kanak-kanak di Era AI: Antara Harapan dan Ancaman

Bagi wisatawan Indonesia, efeknya juga positif. Bayangkan berlibur di Singapura atau Jepang, dan tetap bisa pakai QRIS tanpa repot-repot menukar mata uang. Ini mendorong mobilitas lantaran orang bisa lebih leluasa bergerak dan menikmati layanan digital yang cepat dan mudah.

Dampak psikologisnya juga tidak kecil. Kemudahan pembayaran bakal meningkatkan kepuasan wisatawan, dan kepuasan ini bisa mendorong terjadinya pola getok tular (word-of-mouth) positif yang tak ternilai.

Diterapkan ke Negara Lain

QRIS lintas negara bisa menjadi blueprint nasional. Jika berhasil di ASEAN, sistem ini bisa terus diimplementasikan ke negara-negara lainnya, sehingga makin memperluas jangkauan ekonomi digital Indonesia.

Akhirnya ini bukan sekadar soal transaksi semata, tapi juga soal positioning Indonesia di peta ekonomi digital global. Setiap transaksi QRIS lintas negara adalah bukti kesiapan kita menghadapi era cashless dan borderless economy.

Kesuksesan QRIS lintas negara juga bakal memperkuat diplomasi digital kita. Kita menunjukkan bahwa Indonesia bisa menjadi mitra terpercaya dalam integrasi ekonomi ASEAN.

Ke depan, keberhasilan QRIS lintas negara bukan hanya menyangkut teknologi dan transaksi, melainkan pula bagaimana membangun ekosistem yang saling menguntungkan.

Bank, fintech, UMKM, maupun wisatawan berada dalam satu lingkaran nilai yang kian saling terhubung, di mana setiap inovasi pembayaran digital akan menumbuhkan tunas kepercayaan dan memperluas peluang ekonomi.

Secara demikian, QRIS lintas negara bisa menjadi simbol kemampuan Indonesia bersaing di era ekonomi digital global. Setiap pembayaran lintas batas bukan lagi semata-mata angka di layar, melainkan wujud nyata strategi nasional yang menempatkan Indonesia sebagai pelopor integrasi digital di ASEAN yang, kelak, merambah ke pentas mondial.

*) Kolumnis, alumnus Departemen Hubungan Internasional, Universitas Padjadjaran

Tags: Menyapa Nusantara
Previous Post

Wabup Imbau ASN Gorontalo Utara Segera Aktivasi Akun Coretax

Next Post

Thariq: RPJMD Gorontalo Utara Sesuai dengan Visi Pemerintah Pusat

Related Posts

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo. ANTARA/HO-BSKDN
Menyapa Nusantara

Kemendagri Tegaskan Digitalisasi Pemilu Tetap Berlandaskan Prinsip Demokrasi

Rabu 22 April 2026
Para tersangka korupsi Pertamina usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung.(Foto Kejagung)
Menyapa Nusantara

Infografik: Catatan Kasus Korupsi 2025

Selasa 30 Desember 2025
Menkop Ferry Juliantono pada acara Sharing Session bertema Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Balairung UKSW, Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (2/12/2025). ANTARA/HO-Kemenkop.
Menyapa Nusantara

Belajar Koperasi: Kurikulum yang Mencetak Generasi Berjejaring

Senin 29 Desember 2025
Petugas agronomis mobil uji tanah Pupuk Indonesia memasukkan reagen ke dalam pipet berisi sampel tanah pertanian untuk dianalisis di Desa Suwaloh, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (25/11/2025). Pemeriksaan sampel tanah gratis oleh Pupuk Indonesia yang mengukur tingkat kesuburan dan PH tanah itu dilakukan untuk memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat sehingga produktivitas dan hasil panen petani dapat meningkat. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Menyapa Nusantara

Membaca Jejak Tanah, Menulis Masa Depan Pangan

Kamis 25 Desember 2025
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (tengah) saat memberikan keterangan di Majalengka, Jawa Barat, Jumat (19/12/2025). ANTARA/HO-Pemkab Majalengka.
Menyapa Nusantara

Mendes PDT: 20 ribu Kopdes Merah Putih sudah dibangun pada akhir 2025

Jumat 19 Desember 2025
Menyapa Nusantara

Infografik: Menjaga Pasokan Energi Selama Nataru

Jumat 19 Desember 2025
Next Post
Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu dan Nurjana Hasan Yusuf saat penyerahan naskah RPJMD kepada Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Senin (8/12/2025)

Thariq: RPJMD Gorontalo Utara Sesuai dengan Visi Pemerintah Pusat

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • Ilustrasi AI

    ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Nurdin Resmi Dilantik sebagai Sekda Boalemo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Novriyanto Napu Berkiprah di Jepang, Dari Kelas English Conversation hingga Sister City Bekasi-Izumisano

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof. Nurdin Naik Traktor Saat Dikukuhkan Guru Besar UNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penganiayaan di Biluhu Timur, Gigitan di Wajah Seret ASK Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.