GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu memfasilitasi pelatihan operator alat berat bagi pemuda desa sebagai bagian dari program peningkatan keterampilan kerja dan penanggulangan pengangguran. Kegiatan ini dilaksanakan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT Rajawali Buana Nusantara, Manado.
Sebanyak 18 pemuda dari sembilan desa se-Kota Kotamobagu mengikuti pelatihan selama 10 hari yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) Tahun Anggaran 2025. Pelatihan ini mencakup pembekalan teori serta praktik langsung pengoperasian alat berat jenis excavator dengan pendampingan instruktur profesional dan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Kotamobagu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program prioritas pembangunan daerah di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia desa.
“Pelatihan operator alat berat ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan pemuda desa agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja,” ujar Kepala Dinas PMD Kota Kotamobagu, Sabtu (20/12/2025).
Ia menambahkan, keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan peserta untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para pemuda desa mampu membuka peluang kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta berkontribusi dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Kotamobagu,” tambahnya.
Pemkot Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemanfaatan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa secara produktif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, khususnya untuk program pemberdayaan pemuda dan peningkatan kualitas sumber daya manusia desa. (End/Gopos)








