GOPOS.ID, GORONTALO – Suasana hangat Ramadan 1447 Hijriah terasa kental di pesisir selatan Kota Gorontalo. Di sela lantunan ayat suci dan saf yang teratur, jajaran Ditpolairud Polda Gorontalo hadir menyatu bersama warga dalam kegiatan Safari Ramadan yang dipusatkan di Masjid At Thoha, Selasa (3/3/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 Wita itu dipimpin PS Kasi Sidik Subdit Gakkum AKP Mohamad Adam, SH, MH, bersama personel Subdit Gakkum dan anggota Marnit Pos Kota. Mereka melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya.
Safari Ramadan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat pesisir. Tidak sekadar beribadah, jajaran Ditpolairud juga menyerahkan lima mushaf Al-Qur’an kepada pengurus masjid sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, AKP Mohamad Adam turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para jamaah. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, khususnya selama bulan Ramadan, agar suasana ibadah tetap aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.
“Momentum Ramadan ini bukan hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai sahabat masyarakat,” ujarnya.
Program safari Ramadan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat silaturahmi antara personel kepolisian dan warga pesisir.
Selain salat Tarawih berjamaah, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kesadaran terhadap nilai-nilai Islam, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendorong peningkatan amal saleh selama bulan suci.
Bagi jajaran Ditpolairud Polda Gorontalo, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
Melalui pendekatan spiritual dan dialogis, diharapkan tumbuh rasa syukur, kebersamaan, serta partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan pesisir.
Di bawah cahaya lampu masjid dan lantunan doa yang mengalun khusyuk, kebersamaan malam itu menjadi simbol sinergi antara aparat dan masyarakat bahwa menjaga keamanan dapat berjalan seiring dengan menguatkan iman dan persaudaraan. (Isno/gopos)








