GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, sekitar pukul 09.00 Wita. Rumah milik Fatma Lasanudin (55), seorang penjual nasi, ludes terbakar dilalap api.
Rumah tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total lima orang. Fatma menuturkan, ia tinggal bersama anaknya, sementara tiga penghuni lainnya merupakan satu keluarga yang menyewa kamar kos di lantai dua rumahnya.
“Jadi saya tinggal dengan anak saya, dan tiga orang itu satu keluarga. Mereka itu temannya menantu saya yang menyewa kos di lantai dua,” ujar Fatma saat ditemui di lokasi kejadian.
Kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik di lantai dua, tepatnya dari colokan listrik yang digunakan untuk memanaskan air. Api dengan cepat menjalar dan membakar seluruh bagian rumah.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari pemadan kebakaran dan satu unit mobil tangki air PMI dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas dibantu warga sekitar berupaya keras menjinakkan si jago merah agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Fatma mengaku hanya sempat menyelamatkan beberapa berkas penting keluarga, sementara sebagian besar harta benda tak bisa diselamatkan. Yang paling disesalkannya, berkas wisuda anaknya yang kuliah di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ikut hangus terbakar.
“Saya pe anak pe berkas wisuda hangus, pak, kong dia somo wisuda,” tuturnya lirih.
Diketahui, anak Fatma merupakan mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris, Fakultas Sastra dan Budaya UNG, yang dalam waktu dekat akan mengikuti wisuda.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. (Hendra/Rama/Gopos)








