No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Swasembada Pangan Gagal Total, Buah Pahit Pembiaran PETI oleh Polres Pohuwato

Alexa by Alexa
Jumat 10 Oktober 2025
in Deprov Gorontalo, Gorontalo
0
Petani di Buntulia dan Duhiadaa terancam paceklik di tengah situasi gagal panen.(F. dok)

Petani di Buntulia dan Duhiadaa terancam paceklik di tengah situasi gagal panen.(F. dok)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Kekosongan penegakan hukum yang ditinggalkan oleh Polres Pohuwato dalam kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) memaksa lembaga legislatif untuk turun tangan.

Di tengah sikap diam Polres Pohuwato yang membingungkan, DPRD Provinsi Gorontalo melalui Panitia Khusus (Pansus) Tambang, kini mengambil alih panggung dan mengancam akan menyeret semua aktor yang terlibat dalam perusakan lingkungan masif tersebut.

Sikap tegas ini disuarakan oleh anggota Pansus Tambang yang juga Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto. Ia menyatakan tidak akan tinggal diam melihat penderitaan rakyat Pohuwato yang menghadapi krisis air bersih dan gagal panen.

“Kami tidak akan membiarkan ini berlarut-larut. Kerusakan lingkungan di Pohuwato adalah bukti nyata betapa berbahayanya tambang ilegal,” tegasnya.

Langkah DPRD ini dipicu oleh eskalasi dampak PETI yang sudah berada pada level mengkhawatirkan. Laporan dari Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Mulyadi Mario menyebut bahwa gagal panen disebabkan oleh sedimentasi lumpur tambang menjadi salah satu bukti kuat yang akan digunakan Pansus untuk bergerak. Ini adalah sinyal bahwa kesabaran para wakil rakyat telah habis.

Baca Juga :  Dinas DLH Pohuwato Hentikan Aktivitas Tambang Galian C

Sikap proaktif DPRD ini menjadi antitesis dari kebisuan Polres Pohuwato. Ketika aparat berseragam yang memiliki kewenangan penindakan justru memilih diam, para politisi di parlemen terpaksa bersuara lebih keras.

Fenomena ini menunjukkan adanya disfungsi yang serius dalam sistem penegakan hukum di Pohuwato, di mana tugas eksekusi di lapangan seolah terabaikan.

Pansus Tambang sendiri dibentuk sebagai mekanisme pengawasan dan investigasi legislatif. Dengan kewenangannya, mereka dapat memanggil paksa pihak-pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga para pengusaha tambang untuk dimintai keterangan. Ini adalah langkah politis untuk mendobrak kebuntuan hukum yang terjadi.

Kontras ini sangat memalukan bagi institusi Polri. Menurutnya, seharusnya Polres Pohuwato yang menjadi ujung tombak di lapangan, melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku. Namun yang terjadi, mereka hanya menjadi penonton pasif, membiarkan DPRD mengambil peran yang bukan menjadi tugas utamanya.

Baca Juga :  Sore Ini, Pelaku Pembunuhan Tiba di Gorontalo

Turun tangan DPRD Provinsi Gorontalo ini juga mengirimkan pesan kuat kepada para pelaku PETI bahwa mereka tidak lagi bisa berlindung di balik diamnya aparat lokal. Ada kekuatan lain yang kini mengawasi dan siap mengambil tindakan, meskipun melalui jalur politik dan pengawasan.

Pada akhirnya, langkah DPRD ini meletakkan Polres Pohuwato di posisi yang sangat sulit. Mereka kini tidak hanya berhadapan dengan kemarahan publik, tetapi juga dengan tekanan politik formal dari lembaga legislatif. Diam bukan lagi pilihan, karena jika mereka terus bungkam, Pansus Tambang mungkin akan membongkar alasan di balik kebisuan tersebut.(*)

Tags: Gagal PanenPETITambang Pohuwato
Previous Post

Polres Kotamobagu Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, 4 Pelaku Diringkus

Next Post

Program MBG di Gorut Berjalan Lancar, Ayis: Sesuai Prosedur

Related Posts

Gorontalo

Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

Minggu 1 November 2026
Gorontalo

Bulog Sisir Jalur Distribusi Beras SPHP, Harga di Gorontalo Masih Terkendali

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

Bersama Ombudsman Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo Dorong Penguatan Pelayanan Publik 

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

PT Gorontalo Minerals Hargai Aspirasi Masyarakat, Namun Kecam Aksi Anarkis

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

Gorontalo Matangkan Pelaksanaan Kegiatan Peringatan HUT ke-55 Korpri

Jumat 30 Oktober 2026
Deprov Gorontalo

Wakil Ketua DPRD Gorontalo Luncurkan JDIH PERSADA: Inovasi Digital Harus Jadi Aset Kelembagaan

Jumat 30 Oktober 2026
Next Post
Asisten II Setda Gorut Ayis Yusuf didampingi Kadis Ketahanan Pangan saat diwawancarai usai Rakor MBG dan Sosialisasi Selamatkan Pangan yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo, Jumat (10/10/2025).

Program MBG di Gorut Berjalan Lancar, Ayis: Sesuai Prosedur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kejati Tahan Eks Pj Gubernur Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santriwati Meninggal Tenggelam, Keluarga Polisikan Pimpinan Ponpes Hubulo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Perintah” Eks Pj Gubernur ke Syukri Botutihe Proyek Video Wall Kini Didalami Kejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Aksi Penambang Suwawa Diduga Jarah Gudang Logistik PT GM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat DPO, Oknum Notaris Hartati Haridji Diringkus Kejaksaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.