GOPOS.ID, GORONTALO UTARA – Belum genap 48 jam pasca terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke-IV, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Gorontalo Utara, Nurjana Hasan Yusuf, langsung menunjukkan keseriusannya dalam membenahi organisasi kemanusiaan tersebut.
Pada Jumat (19/9/2025), Nurjana yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Gorontalo Utara itu, meninjau langsung kantor PMI Gorut dengan berjalan kaki dari ruang kerjanya.
Kehadiran Nurjana disambut hangat oleh jajaran PMI dan para pegawai yang menaruh harapan besar terhadap kepemimpinannya. Senyum ramahnya seolah memberi energi baru, menandai semangat pembaruan di tubuh PMI Gorut. Ia tidak datang sendirian.
Nurjana didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan untuk melihat kondisi riil lapangan, termasuk kendala dan kekurangan dalam hal operasional.
Dalam kunjungan tersebut, sejumlah persoalan penting terungkap di meja diskusi. Salah satunya menyangkut ketiadaan Laboratorium Darah di PMI Gorut. Selama ini, setiap ada pendonor atau penyumbang darah, kantong darah harus dibawa jauh-jauh ke PMI Kota Gorontalo untuk diperiksa dan dikelola.
Kondisi ini dinilai sangat tidak efisien, apalagi ketika kebutuhan darah bersifat darurat. Karena itu, pembangunan Laboratorium Darah menjadi harapan besar yang muncul dari para pengurus dan pegawai PMI.
Selain persoalan fasilitas, Nurjana juga menerima keluhan mengenai honor pegawai yang belum terbayarkan hingga delapan bulan terakhir. Masalah ini menimbulkan keresahan sekaligus tantangan tersendiri bagi roda organisasi.
Para pegawai berharap, dengan posisi strategis Nurjana sebagai Wakil Bupati sekaligus Ketua PMI, solusi cepat bisa segera direalisasikan.
Nurjana sendiri menyampaikan komitmennya untuk segera menindaklanjuti berbagai persoalan tersebut. Ia menegaskan, kehadirannya di PMI bukan sekadar simbol jabatan, melainkan panggilan kemanusiaan.
“PMI adalah garda terdepan dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Saya ingin memastikan organisasi ini benar-benar hadir untuk masyarakat, dengan fasilitas yang memadai dan pegawai yang sejahtera,” ujarnya singkat.
Langkah cepat Nurjana Yusuf pasca terpilih dinilai sebagai sinyal positif bagi masa depan PMI Gorut.
Harapan besar kini tertuju padanya untuk membawa perubahan nyata, membangun laboratorium, menyelesaikan tunggakan honor, hingga memperkuat peran PMI dalam pelayanan kemanusiaan di Gorontalo Utara. (Gusti/Gopos)








