GOPOS.ID, JEMBER – Sebagai bentuk komitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, BPJS Kesehatan Cabang Jember menyalurkan bantuan melalui Program Organization Social Responsibility (OSR) BPJS Kesehatan Tanggap Kesehatan Sanitasi Aman kepada 10 kepala keluarga (KK) di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Selasa (8/9/2026).
Program ini menjadi wujud nyata kontribusi BPJS Kesehatan dalam mendukung upaya promotif dan preventif yang sejalan dengan semangat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yakni menjaga masyarakat tetap sehat sekaligus memastikan akses pelayanan kesehatan yang optimal.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember Yessy Novita melalui Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi, Fuad Manar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Jember, Bapperida Kabupaten Jember, serta Pemerintah Desa Kamal.
Dalam sambutannya, Yessy Novita menyampaikan bahwa stunting masih menjadi tantangan bersama yang memerlukan pendekatan yang komprehensif.
Selain pemenuhan gizi dan akses pelayanan kesehatan, faktor lingkungan, khususnya sanitasi yang layak, memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak.
“Anak-anak yang tumbuh di lingkungan sehat memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara optimal. Karena itu, melalui Program OSR BPJS Kesehatan Tanggap Kesehatan Sanitasi Aman, kami ingin berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan keluarga sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penurunan stunting,” jelas Yessy.
Menurutnya, upaya membangun masyarakat yang sehat tidak hanya dilakukan ketika seseorang membutuhkan pelayanan kesehatan, tetapi juga melalui berbagai langkah pencegahan yang mampu mengurangi risiko penyakit sejak dini.
Hal tersebut sejalan dengan semangat Program JKN yang mengedepankan pelayanan kesehatan secara komprehensif, mulai dari promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif.
“Jika JKN hadir memberikan perlindungan kesehatan ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan, maka program sanitasi ini hadir untuk membantu masyarakat tetap sehat. Keduanya saling melengkapi dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Gini Wuryandari, menyampaikan apresiasi atas bantuan sanitasi aman yang diberikan melalui Program OSR BPJS Kesehatan Tanggap Kesehatan Sanitasi Aman.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempercepat penurunan angka stunting.
“Kami sangat mengapresiasi Program OSR BPJS Kesehatan Tanggap Kesehatan Sanitasi Aman ini. Bantuan yang diberikan selaras dengan upaya percepatan penurunan stunting yang saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Jember. Penyediaan sanitasi yang layak merupakan bagian dari intervensi sensitif stunting yang memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat,” ucap Gini.
Ia menambahkan bahwa program tersebut juga mendukung implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), khususnya dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi yang aman dan layak.
“Program ini sejalan dengan salah satu pilar STBM, yaitu mewujudkan lingkungan yang sehat melalui akses sanitasi yang aman bagi seluruh masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah di Desa Kamal. Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga keberlanjutannya sehingga masyarakat semakin terbiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bapperida Kabupaten Jember sekaligus Sekretariat Forum CSR Kabupaten Jember, Muhammad Zuhdi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi BPJS Kesehatan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas kontribusinya melalui pembangunan sanitasi aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah desil satu di Desa Kamal. Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jember. Kami berharap apa yang telah diberikan melalui Program OSR BPJS Kesehatan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat,” ujar Zuhdi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Instansi melalui program tanggung jawab sosial memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Sebagai Sekretariat Forum CSR Kabupaten Jember, kami juga berharap sinergi dan kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat terus terjalin pada program-program CSR berikutnya. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jember,” tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, Saripa (63), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menilai fasilitas sanitasi yang lebih layak akan memberikan dampak positif bagi kesehatan keluarganya.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Jember atas bantuan ini. Fasilitas sanitasi yang lebih layak tentu sangat membantu keluarga kami untuk hidup lebih sehat. Kami berharap anak-anak kami dapat tumbuh sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Selain itu, kami juga merasa lebih tenang karena seluruh keluarga sudah terdaftar sebagai peserta JKN sehingga memiliki jaminan saat membutuhkan layanan kesehatan,” ujarnya.
Melalui Program OSR BPJS Kesehatan Tanggap Kesehatan Sanitasi Aman, BPJS Kesehatan Cabang Jember menegaskan komitmennya untuk terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Tidak hanya melalui perlindungan kesehatan dalam Program JKN, tetapi juga melalui berbagai upaya promotif dan preventif guna mendukung terwujudnya generasi yang sehat, produktif, dan bebas stunting di Kabupaten Jember.(Adv)








