No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

RI-AS Kerja Sama Tingkatkan Kapasitas Perencanaan Dana Otsus di Papua

Hasan by Hasan
Senin 31 Juli 2023
in Menyapa Nusantara
0
Ketua Program USAID Kolaborasi Caroline Tupamahu (kiri) dan Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Otonomi Khusus di Biro Otonomi Administrasi Pelaksanaan Otonomi Khusus Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Fransina Kaaf (tengah) menyampaikan program-program USAID Kolaborasi di Papua saat jumpa pers di Jakarta, Senin (31/7/2023). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Ketua Program USAID Kolaborasi Caroline Tupamahu (kiri) dan Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Otonomi Khusus di Biro Otonomi Administrasi Pelaksanaan Otonomi Khusus Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Fransina Kaaf (tengah) menyampaikan program-program USAID Kolaborasi di Papua saat jumpa pers di Jakarta, Senin (31/7/2023). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID – Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat bekerja sama meningkatkan kapasitas pegawai negeri sipil di Papua dan Papua Barat dalam menyusun program-program pembangunan terutama yang menggunakan dana otonomi khusus (otsus).

Kerja sama itu, yang bernaung di bawah program USAID Kolaborasi, bertujuan meningkatkan efektivitas penggunaan dana otsus, sehingga manfaatnya diterima oleh orang asli Papua (OAP).

“Program USAID Kolaborasi merupakan hasil kerja sama bersama Kementerian Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang didukung oleh rakyat Amerika Serikat melalui Badan Pembangunan Internasional AS (USAID). Sejak 2022, program ini berjalan di Papua dan Papua Barat melalui dua pendekatan, yaitu dari pemerintah daerah (supply side) dan masyarakat (demand side),” kata Ketua Program USAID Kolaborasi Caroline Tupamahu saat jumpa pers di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan, USAID Kolaborasi merupakan program yang didesain bersama-sama oleh USAID, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Dalam Negeri untuk wilayah Papua selama 5 tahun yaitu sejak 2022 sampai dengan 2027.

“Program ini mendapat dana 10 juta dolar AS dari Pemerintah Amerika Serikat melalui USAID, yang program-programnya juga melibatkan Wahana Visi Indonesia (WVI), INFID, dan Kitong Bisa Foundation (KBF),” papar Caroline.

Sejak program itu dimulai pada Mei 2022, realisasi sementara dari USAID Kolaborasi per Juni 2023 mencakup penyelesaian penyusunan dua modul perencanaan dan penganggaran, modul policy bootcamp (peningkatan kompetensi pembuatan kebijakan), pemilihan 22 anak muda (local champion) Papua yang dilibatkan untuk musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di tingkat kampung dan kabupaten, 57 local champion dan kader yang dilatih dalam kegiatan Suara dan Aksi Warga, 385 aparatur sipil negara (ASN) di Papua dan Papua Barat menerima pelatihan perencanaan dan penganggaran, 1.088 warga Papua dan Papua Barat menerima edukasi mengenai otonomi khusus, dan 914 orang dari kelompok rentan di Papua dan Papua Barat penerima manfaat dari program pemerintah yang didukung USAID Kolaborasi.

Baca Juga :  Kota Nusantara Jadi Muara Berbagai Etnis dan Budaya Indonesia

Caroline menyampaikan dari berbagai program yang dilakukan USAID Kolaborasi, ada empat tujuan utama, yaitu meningkatkan kapasitas pemerintah daerah, membuat modul dan kurikulum perencanaan dan penganggaran, mendorong keterlibatan warga dalam proses pembangunan, dan mendukung pendidikan serta pelatihan untuk para perencana di pemerintahan serta pelajar di Papua.

Beberapa program yang telah berjalan di antaranya, pelatihan untuk para perencana (training of trainers for planners) yang diikuti ASN di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan dinas terkait, pembinaan terhadap orang asli Papua yang terpilih sebagai local champion agar mereka berpartisipasi aktif dalam pembangunan, pemagangan di Bappenas dan kementerian/lembaga terkait, pengembangan SDG Center Universitas di kampus-kampus Papua dan Papua Barat, dan pembentukan tim asistensi teknis pemerintah daerah.

Baca Juga :  Infografik: Target Pariwisata Indonesia 2025

Dalam jumpa pers yang sama, salah satu ASN di Papua yang menerima pelatihan, Fransina Kaaf, menyampaikan dia telah merampungkan rangkaian pelatihan perencanaan dan penganggaran dari USAID Kolaborasi sehingga saat ini dia pun turut terlibat sebagai pemateri.

“Otsus yang sekarang ini aturannya berubah, tidak semua paham perubahannya. Jadi awalnya, kami dilatih untuk memahami regulasi Otsus yang baru, kemudian kami difasilitasi untuk melatih rekan-rekan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya agar mereka dapat membuat perencanaan yang baik, tepat waktu, dan tepat sasaran,” tutur Fransina, yang saat ini bertugas sebagai Kepala Sub-Bagian Evaluasi dan Pelaporan Otonomi Khusus di Biro Otonomi Administrasi Pelaksanaan Otonomi Khusus Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat.

Caroline, saat ditemui selepas jumpa pers, menyampaikan program pelatihan dan peningkatan kompetensi itu rencananya akan diperluas ke tiga provinsi yang baru terbentuk di Papua, yaitu Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah. “Rencananya mulai Oktober (2023),” ucap dia.(Antara)

Tags: Dana Otsus PapuaDerap NusantaraKerja Sama AS
Previous Post

Fenomena Bunuh Diri dan Kondisi Ngala’a Gorontalo

Next Post

Cara Mudah dan Aman Memperbarui GB WhatsApp ke Versi Terbaru

Related Posts

Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Desa dan Pembangunan Perbatasan Hoiruddin Hasibuan saat memberikan arahannya pada pembukaan forum koordinasi strategis percepatan pembangunan Papua di Timika, Senin,(11/5/2026) ANTARA/Marselinus Nara
Menyapa Nusantara

Kemendagri Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana Otsus Papua

Selasa 12 Mei 2026
Menyapa Nusantara

Infografik: 65 Kampung Nelayan Merah Putih Rampung Dibangun

Kamis 7 Mei 2026
Hasil panen kelapa di Gorontalo.(ilustrasi/istimewa)
Menyapa Nusantara

Menata Komoditas Menuju Pasar Berkeadilan

Rabu 6 Mei 2026
Menyapa Nusantara

Infografik: Tiga Pesawat Rafale Siap Jaga Langit Indonesia

Jumat 1 Mei 2026
Panen padi unggul hasil mutasi iradiasi teknologi nuklir BRIN di Subang beberapa waktu lalu menjadi sinyal mulai berkembangnya solusi bagi ancaman krisis pangan. (ANTARA/HO-BRIN)
Menyapa Nusantara

Dari Laboratorium ke Sawah: Inovasi Nuklir Hasilkan Padi Unggul di Subang

Kamis 30 April 2026
Menteri Perdagangan Budi Santoso. ANTARA/HO-Kemendag
Menyapa Nusantara

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pembatasan Impor Komoditas Pertanian

Kamis 30 April 2026
Next Post
mengunduh WA GB

Cara Mudah dan Aman Memperbarui GB WhatsApp ke Versi Terbaru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Langgar Kode Etik, Polresta Gorontalo Kota PTDH Dua Personelnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMKM Street Food Gorontalo Diserbu Warga, Jadi Event Kuliner Terbesar Pertama di Kota Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria di Lemito Tewas Ditembak dengan Senapan Angin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perumda Air Minum Kota Gorontalo Klaim Pasokan Air Masih Surplus, Siap Layani Tambahan Pelanggan Usaha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.