GOPOS.ID, GORONTALO – Perum Bulog Kantor Wilayah Gorontalo memastikan ketersediaan bahan pangan strategis selama bulan suci Ramadhan 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi. Bahkan, stok yang tersedia disebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.
Kepala Bulog Gorontalo, La Ode Sulaiman, mengatakan sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir saat ini berada pada level stok yang stabil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
“Bulog menjamin ketersediaan bahan pangan, khususnya beras, minyak goreng, dan gula pasir, sangat mencukupi hingga enam bulan ke depan. Kami juga terus melakukan langkah stabilisasi harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujar La Ode Sulaiman, Selasa (3/1/2026).
Ia menjelaskan, Bulog Gorontalo secara rutin melakukan pemantauan stok dan harga di pasaran serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadhan yang biasanya diiringi peningkatan permintaan.
“Untuk ketersediaan saat ini, stok beras sekitar dua ribu ton, minyak goreng kurang lebih dua ribu liter, dan gula pasir sekitar 30 ton,” jelasnya.
Selain menjaga kecukupan stok, Bulog Gorontalo juga siap melaksanakan operasi pasar apabila terjadi gejolak harga. Upaya tersebut bertujuan untuk menekan kenaikan harga yang tidak wajar sekaligus memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar hingga ke tingkat konsumen.
“Dengan stok yang ada serta sistem distribusi yang kami miliki, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kelangkaan maupun lonjakan harga yang berlebihan,” tambah La Ode.
Bulog Gorontalo berharap langkah ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama Ramadhan, sekaligus mendukung stabilitas ekonomi serta ketahanan pangan daerah.
“Kami bersama Satgas Pangan Provinsi Gorontalo yang melibatkan pemerintah daerah, Polda, serta Badan Pangan Nasional terus melakukan pengawasan stok dan harga bahan pangan hingga memasuki bulan Ramadhan,” pungkasnya. (Isno/gopos)








