GOPOS.ID, GORONTALO – Lagkah Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Limutu untuk memproduksi air kemasan hampir rampung.
Setelah diperkenalkan pada awal bulan Juni lalu, kini air minum kemasan Pro ST itu akan mulai diproduksi dan segera dipasarkan. Direktur Perumda Tirta Limutu, Tomy Hendra Said mengatakan pihaknya saat initengah mengebut proses perizinannya agar proses pemasaran bisa segera dilakukan pada akhir tahun 2026.
Kata Tomy, semua tahapan administrasi sejauh ini berjalan sesuai target. Pihaknya saat ini memfokuskan penyelesaian Sertifikat Nasional Indonesia (SNI), sertifikasi Halal dan pemenuhan persyaratan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Lebih jauh, Tomy mengatakan bahwa sumber air baku dari air minum kemasan Pro ST ini bersumber dari mata air taluhu barakati yang dikenal memiliki kualitas air yang baik. Hal ini yang diharapkan bisamelahirkan air minum kemasan yang baik, sehat dan memiliki daya saing di pasaran.
“Saat ini kami sedang mengupayakan pengurusan seluruh perizinan,” kata Tomy.
Dirinya juga menjelaskan bahwa BPOM sudah pernah melakukan kunjungan ke rumah produksi dan melihat langsung mata air baku yang menjadi sumber dari air minum kemasan Pro ST. Dari hasil inspeksi itu ada beberapa hal yang harus dipenuhi oleh perusahaan sebelum izin tersebut diterbitkan.
“beberapa rekomendasi dari BPOM tengah kami rampungkan juga,” ucapnya. (Abin/Gopos)








