GOPOS.ID, GORONTALO – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo tahan oknum ASN Eks Praja IPDN sejak Senin malam 24-11-2025.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro menegaskan terkait update dari kasus yang melibatkan oknum ASN di Wilayah Gorontalo kemarin sejak 24 November sudah dilakukan penahanan.
“Yang bersangkutan mendatangi Polda tanpa diundang setelah dua kali kita lakukan pemanggilan dengan alasan sakit dan tidak bisa hadir,” ujarnya menerangkan.
Saat datang di Polda Gorontalo, pihak kepolisian langsung melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan langsung dilakukan penahanan. Yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan selama 3 jam.
“Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 sebagai perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang, jo. Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ketentuan pasal tersebut, mengatur ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar,” tandasnya. (Putra/Gopos)








