GOPOS.ID, MARISA – Pemerintah Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Koordinasi Survey Investigasi Desain (SID) Cetak Sawah Tahun 2025 di Gedung Panua, Senin (15/09/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program nasional swasembada pangan dan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.
Wakil Bupati Pohuwato, Iwan Adam, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam peningkatan produksi pertanian serta penguatan ekonomi masyarakat Pohuwato.
“Rapat ini bukan sekadar formalitas, tetapi penanda komitmen kita dalam memperkuat ketahanan pangan. Pohuwato bisa menjadi lumbung pangan di Provinsi Gorontalo, penyedia lapangan kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Iwan
Program tersebut sebagai visi Presiden RI 2024–2029 menuju Indonesia Emas 2045 yang salah satunya menekankan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, dan ekonomi. Iwan menyebut program prioritas terkait pangan antara lain penyediaan makan siang bergizi dan susu gratis serta penguatan lumbung pangan nasional.
Untuk mencapai target swasembada pangan 2025, Iwan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, hingga kelompok tani.
“Percepatan SID cetak sawah membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten, pelaksana SID, penyuluh, hingga masyarakat tani,” Jelasnya
Iwan mengungkapkan di Kabupaten Pohuwato sendiri, usulan cetak sawah mencapai 5.625 hektare. Dari jumlah tersebut, 2.838 hektare sudah di-overlay yang tersebar di Kecamatan Randangan, Taluditi, dan Patilanggio.
“Keberhasilan cetak sawah sangat bergantung pada kualitas perencanaan awal melalui SID yang akurat, partisipatif, serta disertai pemantauan berkelanjutan,” ungkap Iwan
Pada kesempatan itu, Wabup Iwan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program percetakan sawah baru, mulai dari petani, kelompok tani, kepala desa, TNI, Polri, Kejaksaan, BPN, hingga pemerintah daerah maupun pusat.
“Kolaborasi yang baik ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkesinambungan, serta mewujudkan swasembada pangan di Pohuwato,” tutup Iwan (Yusuf/Gopos)








