GOPOS.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meninjau sejumlah SPBU di Makassar untuk memastikan pelayanan berjalan lancar dan stok BBM tetap aman di tengah meningkatnya antrean kendaraan.
Inspeksi dilakukan pada Kamis (10/9) di SPBU Ratulangi, SPBU Cendrawasih, SPBU KS Tubun, dan SPBU Hasanuddin. Tim gabungan melihat langsung aktivitas pengisian BBM, kondisi antrean, serta kesiapan sarana dan personel SPBU dalam melayani masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pengawasan dan evaluasi bersama terhadap pelayanan BBM di Kota Makassar. Masukan dari kondisi lapangan digunakan untuk menyempurnakan langkah penguraian antrean, terutama di SPBU dengan tingkat kepadatan tinggi.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan, Kasman, mengatakan pemerintah bersama Pertamina terus mengambil langkah untuk mempercepat penguraian antrean. Salah satu masukan yang disampaikan dari hasil peninjauan bersama Gubernur Sulawesi Selatan adalah memaksimalkan jumlah operator dan penggunaan seluruh pulau pompa yang tersedia di SPBU.
“Kami melihat langsung kondisi di lapangan dan ada beberapa hal yang perlu dimaksimalkan, termasuk operator dan pulau pompa agar pelayanan bisa lebih cepat. Pemerintah provinsi juga sudah menerbitkan edaran kepada kepala daerah kabupaten dan kota pada 7 September untuk membentuk tim satuan tugas terkait pengisian BBM,” ujar Kasman.
Untuk mempercepat penanganan di lapangan, personel dari sejumlah instansi juga telah diturunkan, terdiri dari Pertamina, Dinas ESDM, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta TNI dan Polri. Kehadiran personel tersebut diarahkan untuk membantu pengaturan antrean, kelancaran arus kendaraan, serta pengawasan pelayanan di SPBU.
Kasman juga mengimbau masyarakat tetap tenang dalam memenuhi kebutuhan BBM. Pemerintah provinsi bersama Pertamina memastikan ketersediaan BBM dan LPG di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar, tetap terjaga dan mencukupi kebutuhan energi masyarakat.
“Masyarakat kami imbau tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pertamina memastikan stok BBM dan LPG tetap terjaga. Dengan dukungan personel di lapangan serta penguatan pelayanan SPBU, kami berharap antrean dapat segera terurai dan kondisi kembali aman serta terkendali,” katanya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendukung langkah pemerintah daerah dengan melakukan penguatan distribusi dan pelayanan di SPBU. Masyarakat diimbau melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan energi secara bijak agar pelayanan dapat berjalan lebih lancar.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan peninjauan bersama pemerintah menjadi bagian penting untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masing-masing lokasi.
“Kami terus melihat kondisi setiap SPBU secara langsung dan menyesuaikan langkah pelayanan berdasarkan situasi di lapangan. Penguatan personel dan optimalisasi fasilitas SPBU kami lakukan agar masyarakat dapat terlayani dengan lebih baik,” ujar Lilik.
Masyarakat yang menemukan kendala pelayanan atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM maupun LPG dapat menyampaikannya melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.(*/hasan/gopos)








