GOPOS.ID, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo berupaya untuk meningkatkan Revitalisasi Sekolah naik di tahun 2026. Peningkatan itu ditargetkan naik dari angka 5 sampai 10 Persen.
Saat ini Gorontalo memiliki 71 SMK, 74 SMA, dan sejumlah SLB. Dari jumlah tersebut, baru sebagian kecil yang memperoleh bantuan revitalisasi.
“Pemprov menargetkan pada 2026 minimal 5–10 persen sekolah bisa masuk dalam program tersebut,” ucap Sekretaris Daerah usai menghadiri Rapat Koordinasi Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (13/11/2025).
Selain revitalisasi fisik, Sofian juga menekankan pentingnya digitalisasi pembelajaran. Seluruh SMA dan SMK di Gorontalo akan mendapatkan pendampingan agar guru dan siswa siap beradaptasi dengan sistem belajar berbasis digital.
“Kami berharap, melalui revitalisasi dan digitalisasi, kualitas pendidikan di Gorontalo meningkat signifikan. Sekolah lebih layak, pembelajaran makin modern, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” pungkas Sofian.
Program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan menjadi salah satu prioritas nasional Presiden Prabowo, di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan. Tahun ini, pelaksanaannya menggunakan sistem swakelola, di mana sekolah memiliki kewenangan menjalankan program sesuai proposal yang telah disetujui bersama kementerian. (Putra/Gopos)








