GOPOS.ID, JEMBER – Kondisi Tiwarni, lansia berusia 80 tahun yang tinggal sebatang kara di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, mendapat perhatian Pemkab Jember.
Kunjungan dilakukan melalui program Homecare pada Jumat (18/9/2026) pagi. Tim mendatangi kediaman Tiwarni untuk melihat langsung kondisi kesehatan dan tempat tinggalnya.
Kepala Diskominfo Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman mengatakan, kondisi kesehatan Tiwarni mulai menurun dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Helmi, kondisi rumah yang kurang layak menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi kesehatan lansia tersebut.
“Kondisi kesehatan Bu Tiwarni juga mulai menurun karena rumahnya kurang layak untuk dihuni, bahkan tempat tidurnya masih di bawah,” ujar Helmi.
Selain kondisi fisik, perhatian juga diberikan terhadap kondisi psikologis Tiwarni yang sehari-hari menjalani kehidupan seorang diri.
Minimnya fasilitas pendukung dan tidak adanya teman untuk berkomunikasi disebut turut memengaruhi kondisi mental Tiwarni, termasuk munculnya gejala demensia.
Pemkab Jember selanjutnya berencana mengusulkan perbaikan rumah Tiwarni melalui program Rumah Tidak Layak Huni atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.
Helmi mengatakan, koordinasi akan dilakukan bersama DPRKPCK atau Perkim untuk survei serta proses pengusulan bantuan rumah sehat standar.
“Kami juga meminta pihak desa dan tenaga kesehatan setempat untuk memantau kondisi Bu Tiwarni setiap hari,” katanya.
Pemantauan tersebut diharapkan membuat keluhan kesehatan Tiwarni bisa segera ditangani, sekaligus mempercepat upaya menghadirkan hunian yang lebih layak dan sehat.(kur)








