GOPOS.ID, BOTUMOITO – Bupati Boalemo, Rum Pagau secara resmi menutup Workshop Penguatan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan tingkat Kabupaten Boalemo yang digelar di Cabana Resort Pantai Bolihutuo, Jumat (26/6/2026).
Dalam arahannya, Bupati Boalemo, Rum Pagau, menegaskan peta jalan pembangunan kependudukan menjadi instrumen penting dalam membangun sinergitas lintas sektor, sekaligus menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan daerah.
“Peta Jalan Pembangunan Kependudukan dilaksanakan bertujuan untuk membangun sinergitas lintas sektor, serta menyelaraskan program dan kegiatan yang berorientasi pada lima sasaran utama pembangunan kependudukan, yaitu kuantitas, kualitas, mobilitas, data dan informasi, serta penataan administrasi,” ujar Rum
Rum menekankan keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh pengelolaan kependudukan yang baik, terukur, dan berbasis data. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta berperan aktif dalam mengimplementasikan rencana aksi yang telah disusun ke dalam rencana strategis masing-masing OPD.
“Karena keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh pengelolaan kependudukan yang baik dan terukur. Sehingga diharapkan seluruh perangkat daerah dapat memberikan kontribusi, dalam mengimplementasikan seluruh rencana peta jalan pembangunan kependudukan ke dalam rencana strategis OPD,” tekan Rum
Rum juga menegaskan pembangunan kependudukan merupakan fondasi utama pembangunan daerah yang harus diwujudkan melalui program dan kegiatan nyata di setiap OPD.
“Pembangunan kependudukan merupakan pondasi bagi pembangunan daerah, sehingga dengan adanya peta jalan ini dapat menyelesaikan program dan kegiatan yang nyata sebagaimana yang dituangkan dalam program masing-masing OPD,” tegas Rum
Rum berharap agar setiap penyusunan kebijakan pembangunan kependudukan dapat berpihak pada kesejahteraan masyarakat, serta mampu menjawab berbagai persoalan kependudukan di daerah.
“Kami berharap penyusunan kebijakan pembangunan kependudukan agar selalu berpihak pada kesejahteraan masyarakat, serta menjawab berbagai persoalan kependudukan,” harap Rum
Rum menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas dan pemahaman seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif, terukur, dan berkelanjutan.
“Semoga dengan dilaksanakannya workshop ini, dapat meningkatkan pengetahuan kita semua dalam menetapkan dan menentukan arah kebijakan program kegiatan yang inklusif, terukur, dan berkelanjutan sebagaimana visi nasional dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutup Rum (Yusuf/Gopos)








