GOPOS.ID, KWANDANG – Asisten bidang Administrasi Umum Kabupaten Gorontalo Utara, Marzuki Tome turut menerima dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove, yang diserahkan langsung Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, bertempat di ballroom Hotel Damhil Kota Gorontalo, Senin (29/9/2025).Â
Penyerahan dokumen tersebut diserahkan saat peluncuran sekaligus sosialisasi Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Provinsi Gorontalo, hasil kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Burung Indonesia dengan membentuk tim pakar Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) yang terdiri dari akademisi dan pegiat lingkungan. Â
Pada kesempatan itu, Kepala DLHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka menyebut, luasan mangrove di Gorontalo sebesar 22.889 hektare, dimana 4.811 hektare di antaranya berada di Kabupaten Gorontalo Utara.Â
Sebelumnya, Koordinator Gorontalo Burung Indonesia Patmasanti menyebut, Burung Indonesia memulai kiprahnya dari tahun 2009 di Kabupaten Pohuwato dan akan terus mengawal bersama pihak terkait demi terjaganya ekosistem mangrove yang berdampak langsung pada burung endemik di Sulawesi.(Gusti/Gopos)








