GOPOS.ID, GORONTALO – Kelompok usaha perempuan “Cumi Gemilang” di Desa Langgula, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, kini menatap masa depan usahanya dengan lebih percaya diri. Melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Perempuan Desa Langgula Melalui Inkubasi Bisnis Sosial (Entrepreneurship Social) Berbasis Community Partnership”, kelompok tersebut terdiri dari 30 perempuan pelaku usaha rumah tangga yang sejak tahun 2023 memproduksi kerupuk cumi mendapatkan pendampingan intensif dari tim akademisi lintas perguruan tinggi yakni dari Universitas Negeri Gorontalo dan Universitas Mulawarman.
Program ini digagas oleh tim pengabdian yang diketuai oleh Muhammad Ibrahim dari Universitas Negeri Gorontalo, beranggotakan Endah Setiyowati (Universitas Negeri Gorontalo) serta Andi Muttia Yunita Mentari Sayuti (Universitas Mulawarman), dan turut melibatkan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo.
Rangkaian kegiatan ini sudah berlangsung dari tanggal 23 Mei 2026 dengan melakukan sosialisasi program kepada mitra dan pemangku kepentingan desa. Kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2026 untuk memetakan kebutuhan dan permasalahan mitra secara lebih mendalam. Sebagai tahap inti dari kegiatan ini dilakukan pelatihan dan workshop untuk peningkatan kapasitas Kelompok Usaha Cumi Gemilang yang digelar selama dua hari pada 27–28 Juli 2026 dan diikuti oleh 30 peserta dari kalangan perempuan desa.
“Selama ini ibu-ibu di Kelompok Usaha Cumi Gemilang memproduksi usahanya menggunakan alat yang sederhana, mereka juga sudah punya kemasan standar dan merek sendiri, tetapi masih terkendala pada aspek manajemen usaha, standar mutu produk, packaging serta pemasaran yang belum optimal. Program ini di rancang untuk menjawab persoalan itu secara menyeluruh, mulai dari sisi produksi, teknologi tepat guna hingga pemasaran digital, kami Tim Pengabdian Kepada Masyarakat UNG, sangat berterima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo, yang di ketuai oleh Prof. Lanto Ningrayati Amali, S.Kom., M.Kom., Ph.D. dengan adanya program hibah pengabdian kepada masyarakat ini, kelompok usaha cumi gemilang dapat lebih meningkatkan kualitas produk, pemasaran serta manajemen usaha. ” ujar Muhammad Ibrahim, Ketua Tim Pengabdian.

Dalam pelatihan tersebut, materi yang diberikan mencakup penguatan kewirausahaan sosial, manajemen usaha, pengolahan produk, keamanan pangan, hingga strategi pemasaran digital. Tim pengabdian juga menghadirkan sejumlah peralatan produksi tepat guna untuk mendukung efisiensi dan higienitas proses produksi, di antaranya vacuum sealer, mesin sealer, mesin suwir daging, mesin pengering, mixer berkapasitas besar, hingga mesin kerupuk.
Ketua Kelompok UMKM Cumi Gemilang, Farida Y. Irigisa, menyambut baik pendampingan ini. “Kami merasa sangat terbantu, karena selama ini alat produksi kami masih sederhana dan pemasaran hanya mengandalkan cara-cara lama dari mulut ke mulut. Dengan pelatihan dan alat-alat baru ini, kami berharap produksi bisa lebih banyak dan kualitasnya lebih terjaga,” katanya.

Penandatangan Berita Acara dan Penyerahan Alat Teknologi Tepat Guna Bagi Kelompok Usaha Cumi Gemilang Desa Langgula
Program ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang didanai melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendiktisaintek Tahun 2026. Selain berorientasi pada peningkatan pendapatan mitra, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 5 (Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan), melalui penguatan peran perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif di tingkat desa.
Ke depan, tim pengabdian akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi berkala guna memastikan keberlanjutan usaha, penguatan kelembagaan kelompok, serta perluasan jejaring pemasaran produk olahan cumi hasil karya perempuan Desa Langgula hingga menjangkau pasar yang lebih luas. (Putra/Gopos)







