No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Orang Tua Siswa Mulai Mengeluh Dengan Pembelajaran Daring, Minta Sekolah Dibuka Lagi

Admin by Admin
Rabu 9 September 2020
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, TELAGA JAYA – Pemberlakuan Study From Home (SFH) atau belajar dari rumah dengan sistem Dalam Jaringan (Daring) selama masa pandemi Covid-19 mulai dikeluhkan orang tua murid di Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Mereka meminta agar sistem belajar tatap muka kembali dibuka.

Sebab selain mereka kurang paham dengan metode pembelajaran, orang tua harus membagi waktu lagi banyak untuk anaknya disela-sela kesibukan pekerjaan mereka.

Salah satu orang tua siswa di SDN 4 Telaga Jaya, Elin Djafar (28) kepada Gopos.id mengaku sangat kewalahan saat menggantikan peran guru di sekolah. Apalagi dirinya tidak memiliki latar belakang sebagai tenaga pengajar.

“Terus terang saya kewalahan pak, apalagi saya hanya ibu rumah tangga. Disaat yang bersamaan saya juga harus menyelesaikan urusan rumah,” ungkap Elin, Rabu (9/9/2020).

Dirinya menambahkan pembelajaran Daring yang menuntut harus siswa harus berhadapan dengan gadget dan mengharuskan terhubung dengan internet membuat pembelajaran semakin tidak efektif.

Baca Juga :  Wabup Gorut Minta Pengawasan Belajar Secara Daring Lebih Ditingkatkan

Elin melanjutkan, atas dasar keresahan ini dirinya dan beberapa orang tua yang memiliki kendala yang sama menandatangani surat pernyataan agar diberlakukannya sekolah tatap muka.

“Kendala terbesarnya adalah anak saya sulit fokus. Belum lagi kalau tidak ada data jadi menambah biaya pengeluaran harian. Sementara di kondisi pandemi seperti ini sulit mencari pekerjaan,” ucap Elin dengan nada mengeluh.

Memiliki masalah yang sama dengan Elin, Sunarti Saleh juga mengungkapkan metode belajar daring tidak menciptakan perkembangan yang signifikan terhadap anaknya.

Karena tidak diajar oleh yang profesional, lanjut Sunarti, materi pelajaran kerap kali harus dijelaskan berulang kali.

Baca juga : Wawali Kota Gorontalo Lepas 41 Kafilah Ikut MTQ Tingkat Provinsi di Gorut

“Tidak menutup kemungkinan hal ini juga akan berdampak pada kondisi psikologis anak. Bahkan pernah sekali, gurunya datang ke rumah, anak saya malah bersembunyi karena sudah tidak terbiasa beradaptasi dengan orang luar,” papar Sunarti.

Baca Juga :  Penjelasan Kadisdik Soal Pembelajaran Tatap Muka di Gorut

Dihubungi terpisah, Kepala Sekolah SDN 4 Telaga Jaya, Teny Dj. Machmud membenarkan tentang keluhan orang tersebut. Hanya saja, kata Teny, hal tersebut hanya untuk dipaparkan di depan Komite sekolah.

“Iya, orang tua sempat mengeluhkan hal tersebut. Tapi hanya untuk dipaparkan di depan Komite. Tapi kami dari pihak sekolah termasuk komite tidak siap untuk membuka sekolah, selain belum ada interuksi dari Dinas Pendidikan, pembelajaran tatap muka di serahkan kepada kesiapan masing-masing sekolah untuk bertanggung jawab sepenuhnya,” jelas Teny.

Teny melanjutkan, untuk mensiasati agar tidak belajar daring terus karena keterbatasan jaringan, pihaknya telah membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok belajar.

“Kami paham apa yang dikeluhkan orang tua pak, jadi kami siasati untuk membagi peserta didik ke beberapa kelompok belajar. Nanti setiap hari, guru-guru yang akan mendatangi kelompok tersebut untuk diajar secara tatap muka,” tandasnya. (Abin/Gopos)

Tags: Belajar DaringBelajar OnlineBelajar Tatap Muka
Previous Post

Total 14 Bakal Paslon yang Ikut Tes Psikologi Hari Ini

Next Post

Langgar Protokol, Pemerintah Bisa Diskualifikasi Calon Kepala Daerah

Related Posts

Rekaman CCTV.
Gorontalo

Tak Hanya Aniaya Dokter, Aksi Jefry Taha Rusak Fasilitas Rumah Sakit Sitti Khadijah Terekam CCTV

Minggu 13 September 2026
Lokasi warung remang-remang tempat ditemukannya NU meninggal dunia, Sabtu (12/9/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Lelaki Asal Gorontalo Utara Meninggal Usai Berhubungan di Warung Remang-remang Pohuwato

Minggu 13 September 2026
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail (tengah karawo hijau), bersama Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah (kiri Gubernur Gorontalo), Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Bambang Setya Permana (5 dari kanan) bersama unsur Forkopimda serta Bupati/Wali Kota se-Gorontalo membunyikan Polopalo menandai pembukaan  Harfest 2026, Sabtu (12/9/2026).(Haris/Diskominfo Provinsi Gorontalo)
Gorontalo

Harfest Jadi Penggerak Kolaborasi dan Inovasi Ekonomi Kreatif

Sabtu 12 September 2026
Fireball in the evening sky over the fields. Bright shooting star. Meteor illuminates the starry sky. (Ilustrasi)
Gorontalo

Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Kilatan Cahaya dan Dentuman di Gorontalo

Sabtu 12 September 2026
Gorontalo

Insiden RS Siti Khadijah, PJS Gorontalo Tegas: Profesi Wartawan Bukan Tameng Arogansi

Sabtu 12 September 2026
Gorontalo

PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

Sabtu 12 September 2026
Next Post

Langgar Protokol, Pemerintah Bisa Diskualifikasi Calon Kepala Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • comet star shining in a blue sky. (Ilustrasi)

    Warga Gorontalo Digegerkan Fenomena Kilatan Cahaya dan Suara Dentuman Keras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokter RS Sitti Khadijah Laporkan Jefry Taha yang Diduga Lakukan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APSI-UIN Sultan Amai Gorontalo Buka Pendidikan Advokat Angkatan Pertama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Haji Pepen Divonis 5 Tahun Penjara Korupsi Kanal Tanggidaa: Lebih Rendah Dari Tuntutan JPU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.