No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Menyambut Sistem Pendidikan dalam Era Society 5.0

Ishak Noho by Ishak Noho
Kamis 21 Oktober 2021
in Gorontalo Utara
0
Irwan A. Usman

Irwan A.Usman saat diwawancarai di ruang kerjanya terkait menyambut sistem pendidikan di era society 5.0. (foto.isno/gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, KWANDANG – Di era berkembangnya teknologi informasi saat ini, sangat merambah pada seluruh bidang kehidupan masyarakat, termasuk bidang pendidikan. Perlu diketahui pada era revolusi industri 4.0 diperlukan tiga literasi yaitu literasi data, literasi manusia, dan literasi teknologi.

Untuk pendidikan dalam era society 5.0, memungkinkan siswa atau mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran berdampingan dengan robot yang sudah dirancang untuk menggantikan peran pendidik. Lantas bagaimana dengan sistem pendidikan di Indonesia? Termasuk daerah-daerah akan menyambut sistem pendidikan di era society 5.0 tersebut?

Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, Irwan A. Usman menuturkan bahwa di era society 5.0 kecenderungan pendidikan itu harus ditata. Karena menurut dia era revolusi industri 4.0 belum jelas, dimana kecenderungan yang harus dilakukan adalah kecenderungan antara konsep guru bukan merupakan penyedia materi pembelajaran.

Akan tetapi bagaiman seorang guru sebagai fasilitator dan tutor pembelajaran. Kalau asumsi hari ini dilihat guru penyedia materi pembelajaran, maka paradigma itu harus dihilangkan, bagaimana kita mengarah guru sebagai fasilitator untuk memfasilitasi siswa dalam mengembangkan proses pembelajaran.

“Jadi kita tidak lagi sebagai penyedia. Tetapi kita sudah menjadi fasilitator dan tutor proses pembelajaran. Alhamdulillah kita di Gorontalo Utara kecenderungan disitu,” kata Irwan, Kamis (21/10/2021) di ruang kerjanya.

Menurut Irwan, asas yang paling penting bagaiman mengembangkan konsep pembelajaran berbasis digital. Karena ketika proses pembelajaran digital ini diterapkan, sekurang-kurangnya ada tiga hal yang harus dilakukan yakni informasi transformasi  pendidikan itu sudah tidak lagi berhubungan antara guru dan siswa. Tetapi sudah difasilitasi oleh konsep alat komunikasi.

Kedua sistem pembelajaran sudah mengarah pada sistem robot, ini kemudian yang menjadi tantangan besar oleh pemerintah di masa era society 5.0. Guru dituntut memiliki kualitas profesional setingkat secara global, artinya tidak juga harus bersifat konsepnya hanya selevel daerah namun lebih dari itu.

“Mungkin kita disini hanya selevel Gorontalo Utara. Akan tetapi bagaimana lebih berpikir, daya pikir imajinasi kita dan prospek itu bersifat global. Tetapi tataran pelaksanaan kita bersifat lokal dan ini yang menjadi harapan kita,” kata Irwan.

Apa strategi ke depan yang harus dilakukan, kata Irwan support dari sisi penganggaran. Sebab menurut dia apapun bentuknya kalau konsep tersebut tidak dilakukan dari sisi anggaran, maka sia-sia. Anggaran yang dimaksud berdasarkan kajian akademik itu sendiri, kajian teknis kecenderungan kebijakan pendidikan secara nasional.

Prinsip yang dilakukan hari ini membuat program terlebih dahulu sebelum mencari pendanaan. Bukan sebaliknya, mencari pendanaan terlebih dahulu baru program konsep seperti itu tidak bisa diterapkan. Mengingat esensi dari sebuah penyusunan desain program yang berbasis kebutuhan dan analisis yaitu tentang keberadaan konsep pengembangan pendidikan di Gorontalo Utara.

“Anggaran benar, tetapi anggaran bukan satu-satunya instrumen yang menjadi penentu. Namun konsep yang dibangun hari ini adalah bagaimana kemampuan guru dan personel tenaga pendidik untuk mengembangkan program ini, setelah itu mencari anggarannya,” tandas Irwan. (isno/gopos)

Baca Juga :  Bupati Sampaikan Peran Polres Gorut ke Kapolda, Pj Gubernur dan Kabinda
Tags: Dinas pendidikan GorutEra Society 5.0GuruKadisdik GorutSistem PendidikanSiswa
Previous Post

Masyarakat Sehat Mulai Dari Diri Sendiri

Next Post

PPKM Level 1, Polsek Tapa Gencar Ingatkan Warga Patuhi Prokes

Related Posts

Gorontalo Utara

RSUD ZUS Perkuat Layanan melalui Kredensial Dokter Spesialis

Jumat 7 Agustus 2026
Gorontalo Utara

Inovasi Digital RSUD ZUS, Mobile JKN Hadirkan Pendaftaran Berobat

Rabu 15 Juli 2026
Gorontalo Utara

Tak Perlu Antre Lama, RSUD ZUS Gorontalo Utara Optimalkan Mobile JKN

Selasa 14 Juli 2026
Gorontalo Utara

Kepercayaan Masyarakat terhadap Layanan RSUD ZUS Gorontalo Utara Terus Meningkat

Selasa 14 Juli 2026
Gorontalo Utara

Cek Sebelum Berobat, RSUD ZUS Gorontalo Utara Rilis Jadwal Dokter dan Layanan Lengkap

Senin 13 Juli 2026
Gorontalo Utara

Thariq Modanggu Tetapkan Enam Prioritas Pembenahan RSUD ZUS

Kamis 9 Juli 2026
Next Post
Personel Polsek Tapa melakukan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat pengunjung pasar tradisional, Kamis (21/10/2021).

PPKM Level 1, Polsek Tapa Gencar Ingatkan Warga Patuhi Prokes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Perbandingan Sistem Pendidikan Tinggi di Australia dan Inggris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Rasa Gorontalo Resmi Dibuka 17 Agustus, Dorong Kolaborasi UMKM dan Semangat Wirausaha Generasi Muda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Komunikasi Pemuda Masama Rayakan Kemerdekaan di Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Branch Office Gorontalo Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 RI dengan Pakaian Adat dan Wastra Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solidaritas dan Kemanusiaan untuk NTT: Polda Gorontalo Doa Bersama Agama Lintas Agama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.