GOPOS.ID, GORONTALO – Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi dan menyambut positif pelaksanaan Hulonthalo Art and Craft Festival (HACF) 2025. Iven ini menjadi sebuah wadah yang sangat baik untuk mendorong inovasi dari para perajin dan pelaku industri kreatif di Gorontalo.
HACF merupakan iven rutin yang dilaksanakan sejak 2020 oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) berkolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gorontalo serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Gorontalo. Iven ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Terutama dari sektor ekonomi kreatif yang meliputi fesyen, kuliner, dan kerajinan (kriya).
Menkraf, Teuku Riefky, mengatakan HACF 2025 yang diikuti 40 both pelaku ekonomi kreatif tidak hanya menunjukkan kemandirian lokal tetapi juga menjadi implementasi konkrit dalam pengembangan Asta Ekraf yang bertujuan memperluas akses pasar domestik dan global.
“Kami mengapresiasi atas visi besar Gubernur, Wakil Gubernur, Ketua Dekranasda Gorontalo tentang ekonomi kreatif untuk membangun daerah kita. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi atas kerja sama strategis dengan Bank Indonesia yang komitmennya dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif ini luar biasa,” ungkap Teuku Riefky saat membuka pelaksanaan HACF 2025 yang dirangkai Gorontalo Karnaval Karawo di Grand Palace Convention Center (GPCC) Kota Gorontalo, Sabtu (27/9/2025).
Teuku Riefky menjelaskan, data Ditjen Bea Cukai kuartal kedua 2025, fesyen menempati peringkat pertama dalam ekspor ekonomi kreatif dengan kontribusi mencapi 55 persen, diikuti oleh kriya 38,9 persen dan dikuti kuliner 5,9 persen.
“Ini bukti nyata bahwa Indonesia terutama daerah seperti gorontalo memiliki potensi yang besar untuk menjadi perhatian dari rantai demand global,” ungkap Teuku Riefky.
Oleh karena itu Menkraf, Teuku Riefky, mengajak para perajin dan pelaku ekonomi kreatif memanfaatkan sistem dan program pengembangan yang dilaksakanakan oleh Bank Indonesia terkait ekonomi kreatif di berbagai daerah.
“Tadi disampaikan bahwa BI di setiap perwakilan (daerah,red) sedang membuat standar untuk mengkurasi UMKM bagaimana untuk didorong ke tingkat nasional hingga tingkat internasional. Tolong manfaatkan sistem yang diberikan oleh BI terkait ekonomi kreatif di berbagai daerah,” imbau Teuku Riefky.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana, menyampaikan HACF secara rutin dilaksanakan sejak tahun 2020. Hal ini menunjukkan komitmen Kantor Perwakilan BI Provinsi Gorontalo untuk senantiasa memperkuat peran Bank Indonesia di daerah dengan memerhatikan keberlanjutan event, kemitraan dengan Pemerintah Daerah dan mitra kerja strategis lainnya dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“HACF 2025 mengambil tema ‘Mozaik Hulonthalo: Sinergi Inovasi Ekonomi Kreatif dan Kearifan Lokal untuk Pertumbuhan Berkelanjutan”. Mozaik Hulonthalo merepresentasikan keberagaman potensi seni, budaya, dan kreativitas yang dimiliki Gorontalo sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi,” tutur Bambang Setya Permana.
Tema HACF 2025 menegaskan pentingnya sinergi antara inovasi dan kearifan lokal dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang inklusif dan berdaya saing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. HACF menjadi ruang perjumpaan antara pelaku seni, budaya, wirausaha kreatif, komunitas, serta masyarakat luas untuk saling menginspirasi dan berkolaborasi.
“Melalui budaya sebagai fondasi dan inovasi sebagai penggerak, HACF 2025 meneguhkan peran ekonomi kreatif dalam membentuk masa depan daerah yang mandiri, berkelanjutan, dan beridentitas kuat,” ujar Bambang Setya Permana.
Bambang Setya Permana berharap, melalui pelaksanaan HACF 2025 tercipta rasa cinta dan bangga terhadap kebudayaan dan kearifan lokal. Selain itu tersedianya ruang bagi pelaku UMKM/ekonomi kreatif dalam berkreasi untuk menciptakan produk yang berdaya saing serta memperluas jangkauan pasar produk UMKM / ekonomi kreatif unggulan daerah.(Hasan/gopos)








