GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Selasa 2-9-2025 Mahasiswa UNG telah melaksanakan program kerja mahasiswa KKN Tematik di Desa Bubeya, Kecamatan Suwawa.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam rangka mengurangi kemiskinan ekstrem melalui pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga dan anggota staf desa yang sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.

Selanjutnya, pada tanggal 13 September 2025, dilaksanakan proses demonstrasi dan pembuatan produk lilin aroma therapy berbasis bahan lokal seperti sereh dan daun lemon.
Dalam kegiatan ini, masyarakat tidak hanya diperkenalkan dengan potensi sumber daya alam lokal, tetapi juga dilatih secara langsung mengenai teknik pembuatan lilin aroma therapy, mulai dari tahap persiapan bahan, proses produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran.
Selain keterampilan teknis, masyarakat juga mendapatkan materi tambahan mengenai manajemen usaha, pengelolaan keuangan kelompok, serta strategi pemasaran untuk meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan.
Pelatihan ini menyasar kelompok wanita dan pemuda desa dengan harapan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, produk lilin aroma therapy hasil pelatihan ini diperkenalkan kepada masyarakat luas. Tujuannya adalah untuk membuka peluang pasar dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal yang ramah lingkungan serta bernilai jual tinggi.
Adapun tahapan pembuatan lilin aroma therapy yang dipraktikkan dalam pelatihan meliputi:
Persiapan alat dan bahan, antara lain lilin alami, sereh, daun lemon, sumbu lilin, gelas kaca tahan panas, dan panci untuk melelehkan lilin.
Proses pembuatan, dimulai dengan memotong lilin menjadi serpihan kecil, mencuci dan memotong bahan sereh serta daun lemon, kemudian melelehkan lilin di atas api sedang sambil diaduk rata. Setelah cair, bahan sereh dan daun lemon dimasukkan hingga berubah warna kecoklatan. Selanjutnya, sumbu lilin dipasang pada gelas kaca, dan lilin cair dituangkan perlahan hingga memenuhi wadah. Lilin dibiarkan mendingin pada suhu ruang hingga mengeras sempurna.
Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh keterampilan baru sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi lokal. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi Desa Bubeya.
Peluncuran Website Desa

Peluncuran website desa ini merupakan bagian dari program “pengadaan website desa bubeya” yang bertujuan untuk:
1. Meningkatkan akses informasi desa bagi masyarakat secara transparan dan mudah diakses.
2. Menjadi pusat informasi resmi terkait administrasi, program kerja, potensi desa, dan berita terkini.
3. Mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan informasi dan data desa secara digital.
Kegiatan peluncuran website meliputi:
1. Sosialisasi fitur dan menu website kepada masyarakat.
2. Demonstrasi cara mengakses dan memanfaatkan informasi di website.
3. Peresmian website desa secara simbolis oleh Kepala Desa Bubeya.
4. Penyerahan pengelolaan website kepada tim IT desa untuk pengelolaan berkelanjutan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan website desa sebagai sarana informasi resmi yang cepat, mudah diakses, dan mendukung transparansi pemerintahan desa.
Demikian berita acara ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya. (Putra/Gopos)







