GOPOS.ID, KOTA GORONTALO — Suasana penuh kegembiraan mewarnai acara Ramah Tamah Calon Wisudawan Universitas Bina Taruna (UNBITA) yang dihadiri pimpinan APDESI, BTN, Ketua DPRD, serta perwakilan Google. Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., menyampaikan pesan optimisme dan kebanggaan kepada 196 calon wisudawan dari program sarjana dan pascasarjana yang akan segera dikukuhkan.
Dalam sambutannya, Dr. Ellys menegaskan bahwa kegembiraan harus terpancar dari seluruh civitas akademika karena para mahasiswa telah melalui proses panjang penuh tantangan.
Rektor menyebut bahwa angkatan tahun ini merupakan angkatan spesial. Mereka adalah mahasiswa yang memulai pendidikan tinggi pada tahun 2020–2021, masa ketika Indonesia belum pulih dari pandemi.
Pada masa itu, kata Ellys, terjadi ketidakpastian besar dan krisis ekonomi. Karena itu ia menyebut mereka sebagai “Angkatan Indonesia Belum Pulih” angkatan yang mampu bertahan, bangkit, dan menyelesaikan studi di tengah keterbatasan.
Ia juga mengingatkan bahwa tahun 2021 merupakan momentum ketika hampir semua mahasiswa menerima KIP, yang menurutnya adalah anugerah besar bagi dunia pendidikan.
“Kita perlu bangga, karena Anda semua adalah pilihan. Anda telah merasakan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi pada masa tersulit bangsa,” ujar Dr. Ellys
Tak hanya itu. dalam kesempatan itu, UNBITA juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan beberapa pihak. Kata Dr. Ellys, MoU yang dilakukan kampus bersama Bank BTN, APDESI dan Juga Google tidak boleh berhenti pada tataran seremonial.
Ia berharap program kolaborasi tersebut memberikan dampak langsung bagi mahasiswa, desa, masyarakat, serta pembangunan daerah.
“Kehadiran UNBITA bukan sekadar melahirkan lulusan, tetapi memastikan proses akademik kita memberi dampak bagi semua pihak,” tegasnya.
Dr. Ellys juga menyampaikan berbagai prestasi yang telah diraih UNBITA sebagai bukti komitmen kampus terhadap kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah. Ia menggarisbawahi bahwa UNBITA akan terus berkontribusi bagi kampus, masyarakat, dan negara.
Ia optimis ke depan kerja sama dengan APDESI dapat memperkuat desa-desa di Gorontalo melalui program peningkatan kapasitas, pendampingan, serta inovasi berbasis akademik.
“Insyaallah UNBITA dan APDESI dapat bekerja sama untuk memajukan desa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tutupnya. (Rama/Gopos)








