GOPOS.ID, GORONTALO – Fraksi Gerindra di DPRD Bonebol, yang diwakili oleh Anggota DPRD Fadly Hulukati, mengungkapkan pandangan penting terkait penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Dalam sidang Paripurna Ranperda Perubahan APBD yang berlangsung pada Senin (15-9-2026), Fadly menekankan bahwa perubahan anggaran harus sejalan dengan pembangunan kesejahteraan masyarakat.
Fadly menjelaskan bahwa Ranperda ini merupakan instrumen yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bone Bolango. Menurutnya, perubahan anggaran bukan hanya sekadar mengikuti perkembangan yang ada, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk merespons dinamika masyarakat yang terus berubah.
“Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) perlu mendengarkan suara rakyat agar setiap alokasi anggaran dapat memberikan dampak yang signifikan,” ujarnya. Ia menekankan komitmen Fraksi Gerindra untuk fokus pada sektor-sektor krusial seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
Fadly juga menyoroti pentingnya relokasi anggaran yang matang agar program-program prioritas dapat dijalankan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Hal ini dianggap sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai tantangan yang dihadapi, seperti fluktuasi sosial ekonomi, lonjakan harga, dan perubahan iklim.
Lebih lanjut, Fraksi Gerindra meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memaksimalkan sisa waktu tahun anggaran yang ada. Program-program yang tepat sasaran perlu didorong untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efisiensi belanja. “Kami mendukung pembahasan APBD 2026 dengan harapan adanya penyempurnaan dalam pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Fadly menegaskan bahwa perubahan APBD 2026 harus mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam merumuskan kebijakan yang pro-rakyat. “Kami ingin agar setiap kebijakan yang diambil dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya menjadi jargon politik,” tegasnya.
Fraksi Gerindra juga berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program-program yang telah disusun. Hal ini penting untuk memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan digunakan secara efektif dan efisien. “Kami tidak ingin ada penyelewengan anggaran yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Dengan harapan dapat berkontribusi secara nyata, Fraksi Gerindra menegaskan komitmennya untuk mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. Perubahan APBD 2026 diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga sebagai refleksi dari kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang harus dipenuhi. Fraksi Gerindra berharap agar semua elemen masyarakat dapat terlibat dalam proses perencanaan dan pengawasan anggaran, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. (Putra/Gopos)








