No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

DPC GMNI Jakarta Timur Desak Polisi Ungkap Tuntas Kematian Pria yang Diduga Penjaga Rumah Eks Jampidsus

Admin by Admin
Senin 27 Juli 2026
in Nasional
0
Jansen Henry Kurniawan Ketua DPC GMNI Jakarta Timur

Jansen Henry Kurniawan Ketua DPC GMNI Jakarta Timur

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

JAKARTA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur mendesak aparat penegak hukum mengusut secara objektif, transparan, dan profesional penyebab meninggalnya Sutrimo, pekerja yang bertugas di rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Desakan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai meninggalnya Sutrimo yang hingga kini masih menunggu penjelasan resmi dari aparat penegak hukum terkait penyebab kematiannya.

Ketua DPC GMNI Jakarta Timur, Jansen Henry Kurniawan, mengatakan bahwa hingga Minggu (26/7/2026) malam, aparat kepolisian belum mengumumkan hasil pemeriksaan medis maupun forensik yang menjelaskan penyebab pasti kematian korban.

“Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah. Karena itu, seluruh pihak harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak membangun kesimpulan tanpa dasar fakta maupun putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” ujar Jansen dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).

Meski demikian, menurutnya, asas praduga tidak bersalah tidak boleh menjadi alasan untuk menghambat keterbukaan informasi kepada publik ataupun memperlambat proses penegakan hukum.

Baca Juga :  Siapkan Diri Anda! Besok Pengumuman Hasil Akhir Seleksi CPNS 2019

Ia menilai setiap peristiwa kematian yang masih menyisakan pertanyaan di tengah masyarakat perlu diusut secara menyeluruh melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Karena itu, aparat penegak hukum diminta bekerja secara profesional, independen, objektif, dan transparan agar seluruh fakta dapat diungkap berdasarkan alat bukti yang sah dan hasil penyelidikan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Semua fakta harus dibuka secara terang agar tidak menimbulkan spekulasi dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” katanya.

Selain meminta pengungkapan penyebab kematian korban, DPC GMNI Jakarta Timur juga mengingatkan agar penyelidikan kasus tersebut tidak mengganggu penanganan perkara-perkara lain yang saat ini sedang ditangani aparat penegak hukum.

Menurut Jansen, seluruh proses penegakan hukum harus tetap berjalan secara konsisten, profesional, dan bebas dari intervensi, termasuk terhadap berbagai perkara yang tengah menjadi perhatian publik.

DPC GMNI Jakarta Timur juga menyinggung pemberitaan mengenai proses hukum yang dikaitkan dengan mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. Organisasi tersebut meminta agar seluruh dugaan tindak pidana yang sedang ditangani aparat penegak hukum diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung asas equality before the law dan presumption of innocence.

Baca Juga :  Kinerja Impresif Ekonomi Jadi Kado Manis Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia

Atas dasar itu, DPC GMNI Jakarta Timur menyampaikan tiga tuntutan.

Pertama, mendesak aparat penegak hukum segera mengungkap penyebab kematian Sutrimo secara objektif, transparan, dan berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan medis, serta bukti-bukti yang sah.

Kedua, meminta agar prinsip persamaan di hadapan hukum diterapkan secara konsisten terhadap setiap warga negara tanpa memandang jabatan maupun kedudukannya.

Ketiga, mendorong agar seluruh proses penegakan hukum terhadap setiap dugaan tindak pidana yang tengah ditangani aparat penegak hukum tetap berjalan secara profesional, independen, dan bebas dari intervensi sehingga kepastian hukum dan rasa keadilan dapat terwujud.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun kuasa hukum pihak-pihak terkait mengenai hasil penyelidikan penyebab kematian Sutrimo. Demikian pula, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak Febrie Adriansyah yang menanggapi pernyataan DPC GMNI Jakarta Timur.

Tags: Eks Jampidsus
Previous Post

Polda Metro Selidiki Meninggalnya Pria Bernama Sutrimo

Next Post

Perahu Dihantam Ombak, Tiga Warga Tuliabu Malut Terdampar di Gorontalo 

Related Posts

Pemberian cendramata oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si. kepada Prof. Dian Ekawaty Ismail dari Universitas Gorontalo
Nasional

Ahli Hukum Pidana Gorontalo Paparkan Penerapan KUHP Baru dan Mitigasi Praperadilan di Polda Riau

Senin 26 Oktober 2026
Nasional

Penumpang Internasional Kini Bisa Pesan Whoosh Lewat All Indonesia  

Kamis 22 Oktober 2026
Nasional

Prajurit Yonif 713/Satya Tama Ikut Bangun Jembatan Merah Putih di Papua

Rabu 14 Oktober 2026
Nasional

DPC GMNI Jakarta Timur Gelar PPAB Raya, Perkuat Ideologi dan Konsolidasi Kader di Era Digital

Senin 12 Oktober 2026
Gorontalo

BULOG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Pengadaan Beras Melampaui 4 Juta Ton

Jumat 9 Oktober 2026
Komisi VII DPR RI melaksanakan rangkaian uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap para calon Dewas RRI, Rabu (7/10).(Foto: Antara)
Nasional

Komisi VII DPR Tetapkan Lima Dewas RRI Periode 2026–2031, Satu Putra Gorontalo

Rabu 7 Oktober 2026
Next Post
Tiga warga Maluku Utara setelah dievakuasi usai terombang ambing di laut lepas.(F. Istimewa)

Perahu Dihantam Ombak, Tiga Warga Tuliabu Malut Terdampar di Gorontalo 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kejati Tahan Eks Pj Gubernur Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santriwati Meninggal Tenggelam, Keluarga Polisikan Pimpinan Ponpes Hubulo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Perintah” Eks Pj Gubernur ke Syukri Botutihe Proyek Video Wall Kini Didalami Kejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Aksi Penambang Suwawa Diduga Jarah Gudang Logistik PT GM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat DPO, Oknum Notaris Hartati Haridji Diringkus Kejaksaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.