GOPOS.ID, POHUWATO – Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah dinas milik Madrasah Aliyah (MA) Alkhairaat Popayato Barat yang terletak di Desa Dudewulo, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 18.10 WITA.
Rumah dinas tersebut diketahui milik Ustaja Jusmi (37), seorang guru di MA Alkhairaat Popayato Barat. Akibat peristiwa tersebut, bangunan perumahan beserta isinya hangus terbakar, menyebabkan kerugian materil yang ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Tak hanya itu, sejumlah dokumen penting ikut musnah dalam kebakaran tersebut, di antaranya ijazah, dokumen sekolah, sertifikat, kartu tanda penduduk (KTP) milik korban maupun milik orang lain yang disimpan di dalam rumah, serta perabotan rumah tangga dan barang berharga lainnya. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, melalui keterangan resminya menjelaskan kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi mata bernama Sutarji. Menurut saksi, api tiba-tiba muncul dari dalam rumah dinas dan dengan cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan.
“Api pertama kali terlihat menyala dari dalam rumah dan dengan cepat membesar. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual, namun api sudah terlanjur besar,” ujar AKBP Busroni
Masyarakat sekitar bersama aparat kepolisian dan TNI kemudian bahu-membahu memadamkan api. Proses pemadaman melibatkan personel Polsek Popayato Barat, Koramil 1313-03/Popayato, serta warga setempat. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WITA.
Dari hasil pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut.
“Situasi pascakejadian dalam keadaan aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik, khususnya pada bangunan yang padat aktivitas dan penyimpanan dokumen penting,” tutup AKBP Busroni (Yusuf/Gopos)








