GOPOS.ID, GORONTALO – Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) Provinsi Gorontalo telah melaksanakan Sidang Pleno Tingkat Pimpinan Wilayah pada Jumat malam, 1 November 2025, pukul 20.00 hingga 21.30 WITA. Sidang pleno tersebut membahas pengunduran diri Drg Hj. Armida Hanum Siregar MDSc. Sp.KGA. selaku Ketua PW Pergunu Gorontalo sebelumnya. Armida Hanum mundur secara terhormat dengan alasan mendesak yang berkaitan dengan upaya menjaga stabilitas dan kemajuan organisasi.
Pelaksanaan pleno dipimpin langsung oleh perwakilan Pimpinan Pusat Pergunu (PP Pergunu), yaitu Gus Heri Kuswara, yang memimpin jalannya sidang secara demokratis dan kondusif. Melalui proses musyawarah mufakat, tanpa dilakukan pemungutan suara, sidang tersebut akhirnya menetapkan ketua baru PW Pergunu Provinsi Gorontalo yakni Dr. H. Dikson Yasin.
Dalam sambutannya, Ketua terpilih Dikson Yasin menyampaikan komitmennya untuk meneruskan estafet kepemimpinan organisasi dan melakukan pembenahan struktural.
“Banyak hal yang harus dibenahi, terutama struktur kepengurusan dan keaktifan pengurus agar sesuai dengan mekanisme organisasi,” ujarnya.
Mantan ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Gorontalo itu menegaskan fokus utama Pergunu adalah mengurus dan memperjuangkan kepentingan guru-guru Nahdlatul Ulama di Provinsi Gorontalo. Salah satu program prioritas ke depan adalah melakukan pendataan dan pembuatan basis data guru-guru NU yang tersebar di seluruh wilayah provinsi.

Selain itu, Pergunu berkomitmen untuk memperkuat eksistensi organisasi melalui berbagai kegiatan kolaboratif dan edukatif, termasuk seminar nasional dan internasional yang menyoroti isu-isu aktual dunia pendidikan, seperti kekerasan terhadap guru dan tantangan profesi pendidik di era modern.
“Pergunu adalah organisasi paling adem di lingkungan NU, karena dihuni oleh para guru, pendidik, dan dosen yang berdedikasi untuk pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan,” tambahnya.
Ke depan, Pergunu Gorontalo juga berencana membangun kerja sama strategis dengan berbagai organisasi guru, termasuk PGRI, serta memperluas jejaring dengan lembaga pendidikan di tingkat nasional dan pusat.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Pergunu Gorontalo siap menjadi wadah perjuangan dan pengembangan profesionalisme guru-guru Nahdlatul Ulama demi kemajuan pendidikan di Provinsi Gorontalo. (adm-01/gopos)








