GOPOS.ID, GORONTALO – Peringatan Dies Natalis ke-33 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berlangsung khidmat dan penuh makna. Momentum hari jadi kampus berjuluk Kampus Kerakyatan itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan jabatan akademik Guru Besar kepada lima dosen terbaik UNG, Senin (19/1/2026).
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng. di Lapangan Rektorat UNG, disaksikan ribuan civitas akademika yang mengikuti upacara Dies Natalis.
Kelima dosen yang resmi menyandang gelar Profesor tersebut berasal dari berbagai disiplin ilmu. Mereka yakni Prof. Dr. Suleman Bouti, M.Hum. dan Prof. Dr. Asna Ntelu, M.Hum. dari Fakultas Sastra dan Budaya, Prof. Yowan Tamu, S.Ag., M.A. dari Fakultas Ilmu Sosial, Prof. Dr. Dian Ekawaty Ismail, M.H. dari Fakultas Hukum, serta Prof. Dr. Frida Maryati Yusuf, M.Pd. dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Rektor UNG, Prof. Eduart Wolok, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian para dosen tersebut. Menurutnya, bertambahnya jumlah Guru Besar menjadi indikator penting kemajuan mutu akademik dan riset UNG.
“Selamat kepada para dosen yang telah mencapai jabatan akademik tertinggi. Penambahan Guru Besar ini menjadi bukti bahwa UNG terus berproses dan berbenah untuk meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Eduart.
Ia menegaskan, gelar Profesor bukan sekadar pencapaian personal, melainkan amanah besar untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Kehadiran para Guru Besar baru diharapkan mampu mendorong lahirnya riset dan inovasi yang berdampak langsung, khususnya bagi pembangunan Provinsi Gorontalo dan kawasan Teluk Tomini.
“Guru Besar adalah ujung tombak pengembangan riset dan pengabdian masyarakat. Kami menaruh harapan besar agar kontribusi keilmuan mereka dapat memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi daerah,” tambahnya.
Dengan pengukuhan lima Guru Besar baru tersebut, Universitas Negeri Gorontalo kian memantapkan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan di Kawasan Timur Indonesia, sejalan dengan visi menjadi perguruan tinggi unggul dan berdaya saing. (Rama/Gopos)








