No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Dari Tangan Perajin ke Panggung Nasional, Empat UMKM Binaan BI Gorontalo Menghidupkan Karawo di IFW 2026

Hasan by Hasan
Kamis 30 Juli 2026
in Gorontalo
0
Karawo tak hanya tampil sebagai busana di atas runway Indonesia Fashion Week 2026. Dari gaun modern, busana muslim, hingga tas dan aksesori, sulaman khas Gorontalo menjelma dalam beragam karya hasil inovasi empat UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo.

Karawo tak hanya tampil sebagai busana di atas runway Indonesia Fashion Week 2026. Dari gaun modern, busana muslim, hingga tas dan aksesori, sulaman khas Gorontalo menjelma dalam beragam karya hasil inovasi empat UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Lampu-lampu panggung meredup sesaat sebelum sorot putih mengikuti langkah seorang model yang memasuki runway Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (29/7/2026). Dalam setiap ayunan langkahnya, sehelai kain Karawo bergerak anggun. Sulaman halus di permukaannya memantulkan cahaya, menghadirkan keindahan yang seketika mencuri perhatian para penonton.

Tatapan mata mengiringi setiap koleksi yang melintas. Namun, yang sesungguhnya sedang dipamerkan bukan hanya sebuah busana. Di balik setiap motif Karawo tersimpan proses panjang yang jarang diketahui publik. Ribuan tusuk benang yang dikerjakan dengan telaten, keterampilan yang diwariskan lintas generasi, dan kesabaran para penyulam yang bekerja dalam sunyi.

Setiap lembar Karawo lahir melalui tahapan yang tidak sederhana. Serat kain diiris dan dicabut satu per satu hingga membentuk ruang-ruang kosong, kemudian diisi kembali dengan sulaman bermotif khas. Semua dikerjakan dengan tangan, menjadikan setiap helai kain memiliki karakter yang tak pernah benar-benar sama.

Karena itu, ketika Karawo melenggang di atas panggung IFW, yang ikut hadir bukan hanya karya fesyen. Ada perjalanan panjang para perajin, denyut usaha kecil yang terus bertahan, dan harapan agar wastra khas Gorontalo tidak hanya lestari sebagai warisan budaya, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Harapan tersebut hidup melalui empat UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo: House of Abhiee, Tethuna, TIAR Handycraft, dan D’Korsase. Masing-masing menempuh jalan yang berbeda, tetapi memiliki keyakinan yang sama: Karawo harus terus berkembang agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.

House of Abhiee menjadi salah satu yang lebih dahulu membuktikan keyakinan itu. Sejak dirintis Abidin Ishak pada 2012, jenama ini berupaya membawa Karawo keluar dari kesan eksklusif sebagai busana adat atau pakaian formal. Melalui sentuhan desain yang modern, sulaman khas Gorontalo hadir dalam bentuk tunik, kemeja, jaket, setelan jas, hingga gaun malam tanpa kehilangan identitasnya.

Baca Juga :  Sembuh dari Covid-19, Seorang Perawat RSAS Gorontalo Bisa Bertugas Kembali

Perjalanan House of Abhiee juga menghadirkan ruang bagi para penyulam untuk terus berkarya. Sekitar 50 perempuan, sebagian besar ibu rumah tangga, terlibat dalam proses produksinya. Dari tangan merekalah setiap detail sulaman diselesaikan, sekaligus menjadi sumber tambahan penghasilan bagi keluarga.

Jika House of Abhiee membuka jalan melalui rancangan busana modern, Mohammad Ramdhan Mopangga memilih memperluas pengakuan Karawo lewat karya-karya Tethuna. Didirikan pada 2014, Tethuna memadukan karakter Karawo dengan desain yang mengikuti minat anak-anak muda. Motif-motif karawo dibuat lebih modern bernuansa geometris. Karya-karyanya perlahan mendapat tempat di industri mode. Sejumlah penyanyi nasional mengenakan rancangannya di berbagai pertunjukan yang kemudian didokumentasikan lalu diperkenalkan melalui media sosial.

Perjalanan itu mencapai salah satu titik penting ketika Ramdhan meraih Juara I Indonesia Young Fashion Designer Competition 2023 melalui koleksi bernuansa Karawo. Bahkan sebelumnya, ia telah membawa karya Gorontalo tampil dalam peragaan busana di Ankara, Turki—membuktikan bahwa sulaman khas daerah mampu berdialog dengan panggung internasional.

Berbeda dengan dua jenama tersebut, langkah TIAR Handycraft justru bermula dari persoalan lingkungan. Di tepian Danau Limboto, Isnawati Mohamad melihat eceng gondok yang selama ini dianggap gulma. Alih-alih memandangnya sebagai masalah, ia melihat peluang. Pada 2019, tanaman itu mulai diolah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi melalui TIAR Handycraft.

Pandemi Covid-19 kemudian mengubah arah usahanya. Isnawati berinovasi dengan memadukan ecoprint berbahan pewarna alami dan sulaman Karawo. Sejak 2021, perpaduan keduanya melahirkan identitas baru: koleksi yang bukan hanya membawa kekayaan budaya Gorontalo, tetapi juga menyuarakan semangat keberlanjutan.

Sementara itu, Ulfa Ali menghadirkan pendekatan yang tak kalah berbeda. Melalui D’Korsase, ia membawa Karawo keluar dari dunia busana menuju produk kriya yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Sulaman khas Gorontalo hadir pada tas, dompet, hingga berbagai aksesori. Langkah itu membuka pasar baru sekaligus memperlihatkan bahwa Karawo tidak harus selalu tampil di atas selembar pakaian untuk tetap memiliki nilai. Karya D’Korsase bahkan pernah melengkapi koleksi pada panggung Sustainable Muslim Fashion ISEF 2021 sebagai bagian dari narasi fesyen berkelanjutan.

Baca Juga :  Tanggapan Nelson Terkait Sidang Gugatan RA-DG di PTUN

Empat jenama tersebut memang lahir dari gagasan yang berbeda. Ada yang memulai dari dunia desain, ada yang berangkat dari kepedulian terhadap lingkungan, ada pula yang mengembangkan Karawo melalui produk kriya. Namun semuanya dipersatukan oleh tujuan yang sama: memastikan Karawo terus hidup dengan cara yang dekat dengan kehidupan masyarakat masa kini.

Perjalanan itu mendapat penguatan melalui pembinaan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Dekranasda Provinsi Gorontalo. Penguatan kapasitas usaha, inovasi produk, hingga perluasan akses pasar menjadi bagian dari ikhtiar agar UMKM lokal mampu tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Indonesia Fashion Week 2026 kemudian menjadi ruang tempat seluruh proses itu bertemu dengan publik. Yang tampil di atas runway bukan semata koleksi busana, melainkan hasil kerja panjang para penyulam, kreativitas para pelaku UMKM, dan kolaborasi yang memberi kesempatan bagi Karawo untuk terus berkembang.

Ketika lampu panggung akhirnya padam dan para model meninggalkan runway, pertunjukan memang usai. Namun perjalanan Karawo belum berhenti. Ia akan kembali ke rumah-rumah para penyulam di Gorontalo, ke ruang kerja para perajin, dan ke tangan para pelaku UMKM yang terus mencari cara agar tradisi tetap hidup di tengah perubahan zaman. Sebab, setiap helai Karawo yang melintas di atas panggung bukan sekadar karya fesyen. Ia adalah cerita tentang tangan-tangan yang bekerja dengan sabar, keluarga yang menggantungkan harapan, dan keyakinan bahwa warisan budaya akan selalu menemukan masa depannya ketika dirawat bersama.(*/hasan/gopos)

Previous Post

Bupati Pohuwato Dorong Percepatan Reforma Agraria

Next Post

Polda Gorontalo Temukan Retail Jual Harga Ayam Kemahalan

Related Posts

Gorontalo

Polda Gorontalo Temukan Retail Jual Harga Ayam Kemahalan

Kamis 30 Juli 2026
Gorontalo

Yeyen Sidiki Tekankan APBD Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis 30 Juli 2026
Model memperagakan salah satu koleksi Karawo rancangan Tethuna dan House of Abhiee pada ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (29/7). Koleksi bertema Karawologi tersebut mengangkat keindahan sulaman khas Gorontalo dalam balutan desain modern. (Foto: Putra/Humas BI Gorontalo)
Gorontalo

Karawo Tampil di Indonesian Fashion Week 2026, Lebih Moderen dan Siap Ekspor

Kamis 30 Juli 2026
Ilustrasi Rumah Rasa
Gorontalo

Gopos.id Gagas Rumah Rasa Gorontalo, Ajak UMKM Lokal Jadi Mitra untuk Perluas Akses Pasar

Kamis 30 Juli 2026
Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). ANTARA/Rubby Jovan
Gorontalo

Wamen UMKM Dorong Program Kumitra Bisa Buat UMKM Naik Kelas

Rabu 29 Juli 2026
Proses evakuasi alat berat usai di amankan Polres Pohuwato, Rabu (29/07/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Lagi, Polisi Amankan Excavator dan Dua Pelaku PETI di Desa Teratai

Rabu 29 Juli 2026
Next Post

Polda Gorontalo Temukan Retail Jual Harga Ayam Kemahalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Polda Gorontalo Pasang Garis Polisi di PETI Batu Gergaji Suwawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPRD Tegaskan RDP Kades Toto Utara Berjalan Sesuai Prosedur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadi Tersangka, Bos PETI Teratai Langsung Ditahan Polres Pohuwato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo: Pakai Duit APBD Rp5 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi Amanat-Keadilan DPRD Bone Bolango Beri Catatan Pertanggungjawaban APBD 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.