GOPOS.ID, GORONTALO – Di Gorontalo, janji kesejahteraan nelayan tak lagi berhenti di bibir pidato. Ia kini berwujud mesin, baling-baling, dan lambung kapal. Rabu, 5 November 2025, lima unit kapal taksi nelayan Gorontalo Akan Sejahtera (GAS) resmi diserahkan oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie di Pelabuhan Gorontalo. Program ini bukan sekadar bantuan alat tangkap, tapi model baru pemberdayaan nelayan berbasis koperasi.
“Alhamdulillah, program ini bagus sekali. Terima kasih kepada pak gubernur. Insya Allah saya optimis dengan kapal ini hasilnya bisa lebih dari satu ton sekali melaut,” ujar Aris Tahaku, nelayan dari Desa Hulawa, Bone Bolango.
Kapal taksi GAS dirancang untuk mengurangi beban operasional nelayan. Pemerintah menyediakan kapal berkapasitas 5GT yang dikelola koperasi. Para nelayan cukup mendaftar sebagai anggota, lalu melaut tanpa harus memikirkan biaya BBM, es batu, atau perawatan kapal.
“Selama ini kendala kami itu biaya. Sekarang dengan kapal taksi nelayan, kami sudah tahu bersih, tinggal melaut saja,” kata Kamarudin Badu, warga Kecamatan Kabila Bone yang telah mendaftarkan kelompoknya ke koperasi pengelola.
Gubernur Gusnar Ismail menjelaskan, kapal tetap menjadi aset pemerintah, namun pengelolaannya diserahkan kepada koperasi. Setiap kelompok nelayan, terdiri dari lima hingga tujuh orang, bisa mengoperasikan kapal dengan dukungan penuh dari koperasi.
“Koperasi akan mengisi BBM kapal itu full tangki, termasuk es batu. Para nelayan tinggal mengoperasikannya untuk mencari ikan sesuai kapasitas kapal ini,” ujar Gusnar.
Di tengah laut yang tak selalu ramah dan harga ikan yang tak selalu stabil, program GAS menjadi harapan baru. Ia bukan sekadar intervensi ekonomi, tapi pernyataan politik: bahwa nelayan bukan warga kelas dua, dan laut bukan ruang yang dibiarkan liar tanpa perlindungan.
Ketika mesin mulai berputar dan kapal meninggalkan dermaga, yang dibawa bukan hanya jaring dan harapan. Tapi juga bukti bahwa negara bisa hadir, bukan dalam bentuk janji, melainkan dalam bentuk kapal.(rls/hasan/gopos)








