GOPOS.ID, GORONTALO – Senin (14/09/2026) bertempat di di Ruang Aula kantor, Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Gorontalo Terima Penyuluhan tentang Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker. Narasumber dari Kegiatan ini adalah Yayasan Kesehatan Kanker Indonesia (YKKI), tujuan kegiatan ini adalah mengenali faktor pemicu dan gejala kanker, cara mudah deteksi dini kanker, tips hidup sehat untuk mencegah kanker.Â
Nurul Sinta, S.Kep Narasumber YKKI menjelaskan bahwa 5 Kematian tertinggi Pasien Kanker di Indonesia pada Tahun 2022 adalah Kanker Paru-Paru sebanyak 34.339 Jiwa, Posisi kedua Pasien Kanker Hati 23.383 Jiwa, urutan ketiga Kanker Payudara sebanyak 22.598 jiwa, Kanker Serviks 20.708 jiwa dan urutan kelima adalah penderita kanker usu besar dengan jumlah 19.255 Jiwa.
Faktor-faktor pemicu kanker antara lain adalah Genetik/keturunan, radiasi(kimia), makanan dan minuman yang mengandung carsinogen, gaya hidup tidak sehat, cara pengolahan makanan yang salah, virus (HPV).
Badan Keuangan melalui Sekretaris Badan Arifin Padido menyampaikan apresiasi kepada narasumber, karena BKAD menjadi salah satu tempat pelaksanaan kegiatan penyuluhan pencegahan dan deteksi dini kanker. Dimana kegiatan ini sangat penting, mengingat faktor-faktor pemicu kanker itu tidak semua orang sadar dengan gejala-gejala awal yang terjadi.
Lebih lanjut nurul sinta S.Kep dalam materinya juga menyampaikan beberapa Langkah pencegahan dari luar (preventif) yaitu dengan Lakukan pola makan yang sehat dan teratur, mengkonsumsi makanan yang berserta tinggi (buah dan sayur), hindari makanan yang berlemak tinggi (daging), hindari makanan yang mengandung zat carsinogen (pengawet) dan lakukan olahraga secara teratur. Cara menghindari dari dalam yaitu salah satunya dengan cara Suntik HPV, dam mengokonsumsi tumbuhan alami mengandung zat anti kanker RIP (Ribosom Inacting Protein) atau bisa didapatkan pada Tumbuhan Temu Putih.Â
Harapannya kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran kita terhadap bahayanya Kanker untuk kesehatan diri, dan mengetahui langkah langkah pencegahan dini. (Putra/Gopos)








