GOPOS.ID, GORONTALO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Gorontalo menyatakan dukungan penuh atas pelaksanakan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII tahun 2026 yang diselenggarakan di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Salah satu bentuk dukungan bank sentral yakni dengan menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo dan Sinergi Akselerasi Digital Gorontalo (PESONA SERLIGO) yang dibuka di Taman Budaya Limboto, mulai 19-22 Juni 2026.
Ya, Penyelenggaraan PESONA SERLIGO 2026 melibatkan sinergi Bank Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, KDEKS Provinsi Gorontalo, Dekranasda Provinsi Gorontalo, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, dan HEBITREN Provinsi Gorontalo.
“PESONA SERLIGO 2026 hadir sebagai bagian dukungan Bank Indonesia pada PENAS KTNA XVII dalam bentuk kampung kuliner halal dan pagelaran seni dan budaya Islami,” ujar Kepala KPw BI Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, Jumat (19/6/2026).
Dia mengatakan, kegiatan itu ditujukan untuk memberikan peran bagi UMKM lokal yang telah terintegrasi dalam ekosistem halal value-chain dan pembayaran digital, sekaligus sarana memperkenalkan cita rasa dan keunggulan budaya Islami Gorontalo kepada peserta PENAS dari berbagai daerah.
“PESONA SERLIGO 2026 kami arahkan sebagai dukungan nyata untuk menggerakkan ekonomi lokal berbasis ekosistem halal dan pembayaran digital. Penyelenggaraan PENAS KTNA XVII harus menjadi momentum bagi UMKM Gorontalo untuk dikenal secara luas, tidak hanya kualitas produknya, namun juga sebagai bagian dari ekosistem halal dan digital yang menunjukkan identitas budaya Gorontalo yang Islami dan modern,” kata Bambang.
PESONA SERLIGO 2026 juga menjadi wadah edukasi dan hiburan yang Islami kepada masyarakat Gorontalo dan peserta PENAS dari seluruh daerah di Indonesia.
Mengusung tema “Akselerasi Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah serta Perluasan Digitalisasi Keuangan untuk Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo yang Berkelanjutan”, melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, tema ini menjadi wujud sinergi antara nilai-nilai syariah, inovasi digital, dan potensi lokal dalam membangun ekonomi Gorontalo yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, PESONA SERLIGO 2026 akan memfokuskan kegiatan pada tiga sasaran utama:
Pertama, memperkuat kapasitas dan akses pasar UMKM melalui business matching pembiayaan dan penjualan, serta talk-show ekonomi syariah dan hijau.
Kedua, mempercepat digitalisasi transaksi melalui edukasi dan perluasan penggunaan QRIS pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Ketiga, kegiatan peningkatan literasi, senandung PESONA dan Tabligh Akbar dengan menghadirkan artis religi dan da’i nasional. Seluruh kegiatan PESONA SERLIGO 2026 terbuka untuk umum dan mengundang seluruh masyarakat Gorontalo untuk hadir tanpa dipungut biaya.(alex/gopos)







