No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Berkelit, Dua WNA China Klaim ke Gorontalo untuk Wisata

Admin by Admin
Selasa 21 Mei 2019
in Gorontalo, Hukum & Kriminal
0
39
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Sepekan sudah. Dua Warga Negara Asing (WNA) asal China Yu Hanfeng (46) dan Zhang Huajun (47) menjalani pemeriksaan Kantor Imigrasi Gorontalo. Namun kedua WNA China itu terus berkelit.

Yu Hanfeng dan Zhang Huajun mengklaim datang ke Gorontalo untuk kunjungan (wisata). Bukan datang bekerja di pertambangan.

Kepala Imigrasi Kelas I Gorontalo Soeryo Tarto Kisdoyo kepada gopos.id menerangkan, selain mengklaim kedatangan ke Indonesia untuk berwisata, dua WNA China Yu Hanfeng dan Zhang Huajun juga turut menepis akan kabur.

Baca Juga :  BI Gorontalo Perkuat Sinergi TPID, Kawal Inflasi Ramadan–Idulfitri 2026 Lewat Strategi 4K

“Keduanya membantah akan kabur setelah ditangkap petugas Polres Gorontalo di Bandara Jalaluddin. Sehingga kasusi ini masih kami dalami,” ujar Soeryo Tarto.

Dari hasil pemeriksaan terungkap pula bila Yu Hanfeng dan Zhang Huajun baru sekitar dua minggu di Gorontalo.

“Itulah yang agak menyulitkan. Dilihat dari sisi maksud kunjungan berdasar visanya, yang bersangkutan masih sesuai. Visa kunjungan berlaku maksimal 60 hari,” terang Soeryo.

Sejauh ini, kata Soeryo, pihaknya baru mengantongi barang bukti berupa paspor. Pemeriksaan mengalami kesulitan akibat faktor bahasa.

Baca Juga :  Sebanyak 86 Personil Gabungan Siap Amankan Nataru 2022 di Pohuwato

“Kami harus mendatangkan orang yang memiliki keahlian di bidang itu (bahasa). Mengenai keberadaan mereka yang diduga melakukan penambangan illegal masih terus kita telusuri,” tegas Soeryo.

Menurut Soeryo, apabila penelusuran dapat didukung dengan bukti-bukti yang kuat, maka kedua WNA China itu akan dikenakan sanksi sesuai UU yang berlaku.

“Semua tergantung data dan bukti-bukti yang akan ditemui dalam pemeriksaan,” tandas Soeryo. (muhajir/gopos)

Tags: GorontaloImigrasi GorontaloSoeryo Tarto KisdoyoWNA ChinaYu HanfengZhang Huajun
Previous Post

K.H Rasyid Kamaru: Pemilu Sudah Usai, Saatnya Pererat Ukhuwah

Next Post

Empat Kali Aksi, Pemuda Gorontalo Total Kumpulkan Rp 42 Juta untuk Palestina

Related Posts

Gorontalo

43 Dosen UNG Ikuti Bimtek Serdos, Dibekali Cara Susun Portofolio Berkualitas

Kamis 23 Juli 2026
Kasi Idpolhankam (Ideologi, Politik, Pertahanan, dan Keamanan) Bidang Intelejen Kejati Gorontalo, Erwin
Hukum & Kriminal

Eks Pj Gubernur Gorontalo Ikut Diperiksa Dugaan Korupsi Command Center

Kamis 23 Juli 2026
Hukum & Kriminal

Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

Kamis 23 Juli 2026
Ilustrasi kantor Kejati Gorontalo.(foto dok Putra/gopos)
Gorontalo

Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

Kamis 23 Juli 2026
Gorontalo

Bulog Gorontalo Perketat Pengawasan, Kenaikan Harga Beras 0,62 Persen Diantisipasi

Rabu 22 Juli 2026
Gorontalo

Syarif Mbuinga Gagas Program “Jaksa Jaga Guru” 

Rabu 22 Juli 2026
Next Post

Empat Kali Aksi, Pemuda Gorontalo Total Kumpulkan Rp 42 Juta untuk Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Jalan Irigasi di Pinogu Rp3,3 Miliar, Kejari Bone Bolango Tahan Tiga Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Tahan Tiga Tersangka Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo, Kerugian Capai Rp1,3 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Pj Gubernur Gorontalo Ikut Diperiksa Dugaan Korupsi Command Center

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.