No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

BEM UNG Gagas “Echoes of Tomini”: Jawab Krisis Pesisir dengan Strategi Blue Carbon & Pengembangan Kawasan Berkelanjutan

Putra Tangahu by Putra Tangahu
Selasa 23 Desember 2025
in UNG
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO — Desa Torosiaje, permukiman nelayan yang unik berdiri di atas perairan Teluk Tomini, kini menjadi titik fokus aksi lingkungan strategis mahasiswa. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) meluncurkan program kolaboratif “Echoes of Tomini” bersama Universitas Negeri Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk merespons krisis pesisir melalui sinergi pendidikan, perikanan, budaya, dan pariwisata berkelanjutan, kegiatan ini dilaksanakan 20-21 Desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Wakil Bupati Pohuwato, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan serta Semua Kepala Dinas terkait dilingkungan Pemda Pohuwato sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan kawasan teluk tomini khususnya potensi lokal Torosiaje.

Mengusung tema “Revitalizing Coastal Ecosystems through Education, Culture, and Tourism”, inisiatif ini menggabungkan konservasi ekosistem pesisir dengan pemberdayaan masyarakat, menempatkan mahasiswa sebagai motor penggerak perubahan di tengah tekanan ekologis yang terus meningkat. 

Krisis pesisir seperti degradasi mangrove, rusaknya padang lamun, dan limbah polusi bukan hanya mengancam lingkungan, tetapi juga ketahanan ekonomi masyarakat pesisir. Data penelitian menunjukkan bahwa ekosistem blue carbon—termasuk mangrove dan seagrass—menyimpan karbon jauh lebih efektif dibandingkan hutan darat, namun terancam oleh perubahan penggunaan lahan dan praktik tidak berkelanjutan yang menyebabkan kehilangan luas wilayah pesisir setiap tahunnya. 

Baca Juga :  Kuota Wisuda UNG Periode Maret 2021 Dibatasi 1.200 Orang

Kebijakan pembangunan berkelanjutan seperti yang dirumuskan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) menekankan pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir (SDG 14) serta aksi iklim (SDG 13). 

Program Echoes of Tomini diposisikan sebagai implementasi nilai-nilai SDGs di tingkat lokal — mendorong konservasi pesisir sekaligus menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan. Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan nasional yang kini menguatkan standar blue carbon sebagai alat mitigasi perubahan iklim dan mekanisme strategi ekonomi biru (blue economy). 

Blue carbon, istilah untuk karbon yang tersimpan di ekosistem pesisir seperti mangrove dan padang lamun, kini menjadi fokus kebijakan Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan memperkuat pedoman pengukuran karbon biru di padang lamun sebagai referensi nasional guna mendukung konservasi dan potensi perdagangan karbon. Upaya ini diharapkan meningkatkan akurasi data stok karbon sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam mekanisme perdagangan karbon global.

Baca Juga :  Cara DWP UNG Wujudkan Hidup Sehat dan Bahagia

Presiden BEM UNG, Surya Reksa Umar, menyatakan bahwa Echoes of Tomini merupakan jawaban nyata atas kebutuhan strategi lingkungan yang berpadu dengan pembangunan ekonomi lokal. 

“Program ini bukan sekadar aktivitas kampus — ini adalah aksi nyata mahasiswa yang memahami bahwa keberlanjutan ekosistem tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat pesisir,” tegas Surya.

Program ini mendapat dukungan kuat dari Universitas Negeri Gorontalo. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menilai bahwa keterlibatan mahasiswa dalam revitalisasi pesisir jelas selaras dengan mandat universitas untuk menjadikan pendidikan tinggi sebagai pilar perubahan sosial. 

“Melalui kombinasi riset, advokasi, dan pengabdian masyarakat, Echoes of Tomini diharapkan menjadi model kolaborasi multipihak dalam pengelolaan pesisir yang scientifically informed dan people-centered,” ujar Amir.

Jika keberlanjutan kebijakan blue carbon nasional dan target SDGs diterjemahkan ke program lokal seperti Echoes of Tomini, maka UNG adalah contoh bagaimana mewujudkan pemuda, pemerintah, dan komunitas lokal bersama-sama menanggulangi ancaman ekosistem pesisir sekaligus membuka ruang ekonomi baru yang lestari dan berkelanjutan dalam pengembangan kawasan.

Tags: Echoes of TominiStrategi Blue Carbon & Pengembangan Kawasan BerkelanjutanUNG
Previous Post

Proyek Pembangunan Saluran Air Diminta Selesai Tepat Waktu

Next Post

Ditpolairud Gorontalo Serahkan WNA Filipina yang Ditemukan Hanyut di Laut Sulawesi ke Imigrasi Gorontalo

Related Posts

UNG

Novriyanto Napu Berkiprah di Jepang, Dari Kelas English Conversation hingga Sister City Bekasi-Izumisano

Selasa 21 April 2026
UNG

Novriyanto Napu: Translanguaging dalam Pariwisata Jadi Kunci Pengalaman Wisatawan Global

Sabtu 18 April 2026
Prosesi wisuda secara luring di UNG, (Dok. UNG)
UNG

UNG Ubah Paradigma, Skripsi Tak Lagi Jadi Satu-satunya Syarat Kelulusan

Kamis 16 April 2026
UNG

UNG Tancap Gas, Targetkan 55 Persen Prodi Terakreditasi Unggul di 2026

Kamis 16 April 2026
UNG

Ratusan Lulusan UNG Diwisuda, Rektor Tekankan Integritas dan Pengabdian

Selasa 14 April 2026
Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok
UNG

Edudive Promosikan Wisata Teluk Tomini di Dua Pameran Diving Terbesar di Jakarta

Senin 13 April 2026
Next Post

Ditpolairud Gorontalo Serahkan WNA Filipina yang Ditemukan Hanyut di Laut Sulawesi ke Imigrasi Gorontalo

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • Ilustrasi AI

    ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Nurdin Resmi Dilantik sebagai Sekda Boalemo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebahagiaan Selimuti Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo di Hari Kartini ke-147

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Pelayanan, RSUD Hasri Ainun Habibie Lakukan Penilaian Potensi Pegawai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HIPMI Gorontalo Bulat Rekomendasikan Afifudin Suhaeli Kalla Maju Ketua Umum BPP HIPMI 2026–2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.