No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Aliansi OPM Desak Pemerintah Audit Tambang Imbas Banjir Hulawa Berulang

Alexa by Alexa
Senin 26 Januari 2026
in Gorontalo
0
Puluhan penambang yang tergabung dalam aliansi OPM Demo di Depan Kantor DPRD Pohuwato, Senin (26/01/2026) (Yusuf/Gopos)

Puluhan penambang yang tergabung dalam aliansi OPM Demo di Depan Kantor DPRD Pohuwato, Senin (26/01/2026) (Yusuf/Gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, MARISA – Puluhan penambang yang tergabung dalam aliansi Orang Pohuwato Merdeka (OPM) menilai bencana banjir yang berulang kali melanda Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, bukan sekadar musibah alam, melainkan bencana ekologis akibat kerusakan lingkungan yang sistematis.

Pernyataan ini disampaikan oleh Jenderal Lapangan Aliansi OPM, Rusli Laki, saat melakukan orasi di depan Kantor DPRD Pohuwato, Senin (26/01/2026).

Menurut Rusli, deforestasi masif akibat ekspansi pertambangan emas, alih fungsi kawasan hutan, dan pembabatan lereng bukit telah menghancurkan fungsi ekologis daerah aliran sungai (DAS). Dampaknya, meningkatnya emisi karbon, rusaknya habitat alami, dan menurunnya daya tampung sungai terhadap debit air.

“Kerusakan lingkungan ini memicu bencana seperti banjir dan longsor. DAS Hulawa sudah tidak mampu lagi menampung air dan sedimentasi dari hulu. Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan, justru berubah menjadi ancaman bagi keselamatan warga,” ujar Rusli.

Banjir besar pertama terjadi pada 20 Desember 2025, saat Sungai Alamotu meluap akibat sedimentasi berat yang diduga bersumber dari aktivitas perusahaan tambang di wilayah hulu. Air bercampur lumpur masuk ke rumah-rumah warga dan merusak fasilitas permukiman.

Baca Juga :  Polres Gorontalo Kota Tangkap Pelaku Penikaman Pemuda di Talumolo

Bencana kembali terulang pada 12 Januari 2026, ketika luapan air besar turun dari gunung di belakang Kantor Desa Hulawa. Rusli menekankan, wilayah tersebut sebelumnya tidak pernah mengalami banjir hingga dilakukan pembukaan hutan besar-besaran, untuk pembangunan tower listrik oleh perusahaan tambang emas.

“Sejak hutan dibabat dan gunung dikeruk, bencana datang silih berganti. Ini memperkuat dugaan banjir Hulawa adalah akumulasi dari eksploitasi lingkungan yang tidak terkendali,” tegas Rusli

Ironisnya, penambang lokal justru kerap dijadikan kambing hitam oleh pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Aktivitas mereka dilarang, sementara perusahaan tambang tetap beroperasi tanpa hambatan berarti.

“Jauh sebelum perusahaan masuk, masyarakat Pohuwato sudah hidup dari pertambangan rakyat. Saat itu, banjir besar tidak pernah terjadi. Bencana ini muncul justru setelah perusahaan melakukan eksploitasi di kawasan Baginite, Pani, Mutira, Ilota, dan wilayah sekitarnya,” ujar Rusli.

Aliansi OPM menilai banjir Hulawa adalah bukti kegagalan negara dan pemerintah daerah dalam melindungi lingkungan hidup serta keselamatan rakyat. Mereka mendesak pemulihan ekologis kawasan hulu, audit menyeluruh terhadap izin perusahaan, dan penegakan hukum tegas terhadap korporasi perusak lingkungan.

Baca Juga :  Nasir Giasi Dukung Langkah Pemda Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Selain itu, mereka menuntut pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, termasuk hak atas tanah, pemulihan ekonomi, dan pemberian Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Menurut Rusli, IPR adalah hak mutlak masyarakat agar tidak terus-menerus dicap sebagai perusak lingkungan karena ketiadaan izin formal.

“Rakyat tidak boleh dikorbankan demi kepentingan industri besar. Lingkungan rusak, rakyat menderita, sementara perusahaan terus menari,” pungkas Rusli.

Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi OPM menyampaikan lima tuntutan utama :

1. Melakukan audit AMDAL terhadap seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pohuwato.
2. Mendesak DPRD Pohuwato*menggunakan Hak Angket terkait AMDAL dan konflik pertambangan.
3. Mewujudkan transparansi regulasi serta pengawalan serius terhadap penerbitan IPR.
4. Membatalkan status Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah pertambangan Pohuwato.
5. Menghentikan seluruh aktivitas perusahaan tambang emas di Kabupaten Pohuwato hingga persoalan lingkungan dan sosial diselesaikan secara tuntas.(Yusuf/Gopos)

Tags: Demo TambangDPRD Pohuwato
Previous Post

Wabup Iwan Adam Tekankan Integritas dan Disiplin PGRI Pohuwato

Next Post

Launching Gerakan 1.200 Nakes, Bupati Jember Satukan Lintas Sektor Tekan Stunting dan AKI-AKB

Related Posts

Gorontalo

Mantan Wakil Bupati Bone Bolango Kilat Wartabone Tutup Usia

Minggu 7 Juni 2026
Gorontalo

Polresta Gorontalo Kota Sita 13 Unit Kendaraan Diduga Terlibat Balap Liar 

Minggu 7 Juni 2026
Gorontalo

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Jumat 5 Juni 2026
Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Gorontalo menyalurkan bantuan berupa 400 liter BBM Biosolar atau setara dengan dua drum untuk mendukung proses penanganan dan evakuasi di wilayah Gorontalo Utara
Gorontalo

Pertamina Salurkan 400 Liter Biosolar untuk Dukung Penanganan Pascabencana di Gorut

Kamis 4 Juni 2026
Satu unit alat berat excavator saat di amankan aparat Polres Pohuwato, Kamis (4/6/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Polisi Pergoki Satu Excavator Beraktivitas di Lokasi PETI Pohuwato, Operatornya Lolos

Kamis 4 Juni 2026
Bupati Ismet Mile saat memimpin apel kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango
Bone Bolango

Pemkab Bone Bolango Siap Bayar Gaji 13 dan TPP ASN

Selasa 2 Juni 2026
Next Post
Bupati Jember Gus Fawait saat diwawancarai media usai acara Launching Gerakan 1.200 Nakes di GOR PKSPO Kaliwates.

Launching Gerakan 1.200 Nakes, Bupati Jember Satukan Lintas Sektor Tekan Stunting dan AKI-AKB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • SIM Digital Resmi Hadir, Ini Langkah Mudah Aktivasi Lewat HP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset Mahasiswa UNBITA Jadi Masukan BPBD, Petakan Kerentanan Banjir di Dumbo Raya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Gorontalo Kota Sita 13 Unit Kendaraan Diduga Terlibat Balap Liar 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Wakil Bupati Bone Bolango Kilat Wartabone Tutup Usia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kronologis Satu Pekerja Tewas di Tambang Suwawa Timur 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.