No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

JANGAN SAMAKAN GORONTALO SEPERTI JAKARTA

Admin by Admin
Selasa 13 Juli 2021
in Headline, Perspektif
0
Dosen Jurusan Ilmu Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo Funco Tanipu ST MA, (dok. UNG)

Dosen Jurusan Ilmu Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo Funco Tanipu ST MA, (dok. UNG)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Penulis – Funco Tanipu/Dosen UNG/ Sosiolog Gorontalo

SELAMA  pandemi, pengelolaan mobilitas menjadi hal yang diutamakan pemerintah sebagai “buying time” dalam pengurangan jumlah kasus.

Dari grafik Google Mobility terlihat jika akibat dari kebijakan PPKM Darurat di Jawa dan Bali telah mengurangi mobilitas hampir 50 %. Hal itu berbeda dengan kondisi di daerah-daerah yang tidak memberlakukan PPKM Darurat seperti Gorontalo.

Tetapi, serangan varian Delta tidak mesti membuat kita di Gorontalo panik. Sebab, perkembangan jumlah kasus di Gorontalo masih bisa disebut terkendali.

Dari data website Covid-19.go.id terlihat jika jumlah kasus di Gorontalo “masih sebatas” 0.2 % dari total Indonesia. Lebih dari 90 % diantara 0.2 % tersebut tercatat sembuh. Dari 0.2 % yang terkonfirmasi positif itupun, lebih dari 98 % tanpa gejala. Adapun yang meninggal karena Covid-19, hanya 1 % yang memiliki penyakit bawaan dari total yang meninggal.

Selain itu, ada pula data tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang dikeluarkan Satgas Covid-19, bahwa Gorontalo termasuk memiliki kepatuhan tertinggi sebesar 100 %.

Baca Juga :  RSAS Jadi Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kota Gorontalo

Begitu pula terkait data mobilitas, ada tren yang stabil dari Mei hingga Juli. Bahkan yang menurun berada di sektor transit stations seperti pelabuhan, terminal dan bandara yang terus menurun akibat kebijakan penggunaan PCR Swab untuk pelaku perjalanan udara dan antigen untuk darat dan laut.

Karena itu, jika membaca perilaku mobilitas warga dan kepatuhan terhadap protokol serta perkembangan kasus di Gorontalo, maka bisa dikatakan jika Gorontalo berada dalam wilayah yang masih bisa dikendalikan.

Maka, jika pelaksanaan pengetatan diterapkan seperti dalam keadaan darurat seperti yang dilakukan di Jawa-Bali, dampaknya akan lebih parah.

(1). Akan ada perlawanan warga terhadap protokol, sebab pandemi yang sudah berlangsung selama setahun telah membuat capek secara psikologis dan telah menurunkan kondisi ekonomi warga.,

(2). Kepatuhan terhadap protokol yang tinggi hingga mencapai 100 % adalah upaya partisipatif warga, bukan karena faktor lain. Hal ini harus dihargai, sebab jarang partisipasi sebesar apa yang ada di Gorontalo. Jangan sampai “upaya” memaksa membuat partisipasi malah menurun.

Baca Juga :  Jokowi Bakal Panen Jagung di Gorontalo

(3). Jangan sampai pemerintah terkesan “panik” dalam merumuskan kebijakan, yang harusnya kebijakan tidak darurat, malah terkesan darurat.

Sebagai penutup, dalam perumusan kebijakan penanggulangan pandemi harus berdasarkan evidence-based policy, jangan hanya berdasarkan persepsi atas kepanikan setelah terpengaruh media yang intens memberitakan Covid-19. Karena jika salah merumuskan, maka situasi yang baik malah akan jadi darurat hanya karena kepanikan pengambil kebijakan.

Kita tentu bisa mengambil inspirasi perumusan kebijakan dari Ibn’ Sina ; kepanikan adalah separuh penyakit, ketenangan adalah separuh obat dan kesabaran awal dari kesembuhan.

Semoga kita sekalian diselamatkan dari pandemi ini, seperti apa yang menjadi doa pokok yang selama ini pernah kita dengar di kalangan Nahdlatul Ulama ;

“Lii khomsatun uthfi bihaa harrol wabaai haatimah al-Musthofa wal murtadho wabna huma wa Fathimah”(*)

Tags: covid 19GorontaloPandemi Covid-19
Previous Post

Petugas Jalur Perbatasan Mulai Minta Kartu Vaksinasi

Next Post

Angka Kematian Ibu dan Anak di Gorut jangan Dipandang Remeh

Related Posts

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke-18 selama 2026 dengan menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Headline

Satu Lagi Bupati Ditangkap KPK, Kali Ini Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Rabu 29 Juli 2026
Funco Tanipu (Founder The Gorontalo Institute)
Perspektif

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Selasa 28 Juli 2026
Perspektif

Ketika Benteng Pemberantasan Korupsi Ikut Diguncang, Siapa yang Menjaga Kepercayaan Publik?

Sabtu 11 Juli 2026
Oplus_131072
Headline

Penuhi Syarat PD dan PRT, Gbl. James Rumagit Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KGPM

Selasa 30 Juni 2026
Perspektif

Evaluasi POLRI: Hentikan Abuse of Power dan Stop Tindakan Represif Oknum Polisi Terhadap Rakyat

Selasa 30 Juni 2026
Irwan Bempah saat menghadiri Penas Petani dan Nelayan Gorontalo
Perspektif

PENAS XVII Gorontalo : Lahirnya Gagasan Besar untuk Pertanian Indonesia

Kamis 25 Juni 2026
Next Post
Indra Yasin

Angka Kematian Ibu dan Anak di Gorut jangan Dipandang Remeh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kuasa hukum korban, Rizka Umar diwawancarai gopos.id.

    Owner Kedai Kopi di Gorontalo Diduga Lakukan Pelecehan ke Mantan Karyawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus DPD-DPC ABPEDNAS Gorontalo Dilantik: Wujudkan Kolaborasi Daerah dan Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMP Tewas Tenggelam di Pantai Muara Kasih Bonepantai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Gorontalo Minta ABPEDNAS Berkolaborasi Bangun Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Agung Muda Suntik Motivasi Mahasiswa Baru UNG: Kuliah Butuh Konsistensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.