GOPOS.ID, BONEBOL – Fraksi NasDem Bone Bolango mengeluarkan pernyataan penting terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda daerah. Dalam pembicaraan tingkat satu mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bone Bolango untuk tahun 2026, Amin Nusi, perwakilan Fraksi NasDem, menegaskan perlunya tindakan segera dari pemerintah daerah (Pemda).
Amin Nusi menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam menangani isu-isu yang dihadapi oleh Kabupaten Bone Bolango. Ia menjelaskan bahwa saat ini daerah tersebut sedang mengalami musim kemarau yang cukup parah, mengakibatkan kekurangan air minum di beberapa wilayah. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat air adalah kebutuhan dasar bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Amin Nusi juga mengingatkan tentang risiko kebakaran yang dapat terjadi di Wilayah Bone Bolango. Ia menyatakan bahwa kondisi ini memerlukan perhatian khusus dari Pemda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Teknis. “Kita perlu memastikan bahwa masalah kekurangan air dan potensi kebakaran ini ditangani secara tuntas dan menjadi bagian dari program rancangan peraturan yang lebih komprehensif,” ungkapnya.
Fraksi NasDem, yang selama ini berkomitmen untuk mendukung langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah, berharap agar Pemda dapat lebih responsif dan proaktif dalam menghadapi tantangan ini. Amin Nusi menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bone Bolango.
Dalam kesempatan tersebut, Amin Nusi juga mengajak semua pihak untuk bersinergi demi kepentingan masyarakat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua elemen, termasuk masyarakat, dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan isu-isu krusial ini. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan solusi yang dihasilkan dapat lebih efektif dan efisien. (Putra/Gopos)








