No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Dua Jembatan Penghubung di Taluditi Rusak Bertahun-tahun

Alexa by Alexa
Kamis 13 Agustus 2026
in Gorontalo
0
Para siswa menyebrangi sungai di Pasca Karsa 1,(Istimewa)

Para siswa menyebrangi sungai di Pasca Karsa 1,(Istimewa)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, TALUDITI — Akses penghubung masyarakat di wilayah Desa Panca Karsa Satu dan Desa Panca Karsa Dua, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, hingga kini masih menghadapi persoalan serius akibat kondisi jembatan yang rusak dan terputus.

Kerusakan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas warga, terutama masyarakat transmigrasi yang menggunakan jembatan sebagai akses utama untuk keluar-masuk wilayah, mengangkut hasil pertanian, hingga menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Di Desa Panca Karsa Satu, salah satu jembatan yang menghubungkan wilayah dengan Dusun Sandalan mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir bandang. Jembatan tersebut diketahui putus sejak Desember 2024 dan hingga kini belum kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Kondisi itu membuat masyarakat harus menggunakan jasa penyeberangan untuk membawa kendaraan maupun hasil pertanian. Warga yang hendak menyeberangkan kendaraan bermotor dikenakan biaya sekitar Rp10 ribu per unit untuk perjalanan pulang-pergi.

Sementara untuk hasil panen, masyarakat harus membayar biaya penyeberangan sekitar Rp2 ribu untuk setiap karung. Beban tersebut tentu menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat, khususnya petani yang bergantung pada akses jembatan, untuk mengangkut hasil produksi dari kebun menuju permukiman maupun pasar.

Di kawasan Transmigrasi Sandalan sendiri tercatat sekitar 165 kepala keluarga (KK) yang terdampak oleh terbatasnya akses. Kondisi jembatan yang belum tertangani juga membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih sulit. Selain menambah biaya transportasi, warga harus menyesuaikan aktivitas dengan kondisi penyeberangan yang tersedia.

Baca Juga :  Jembatan Rusak Parah di Wonosari, Warga Bangun Jalur Darurat Sendiri Tanpa Bantuan Pemerintah

Persoalan serupa juga terjadi di Desa Panca Karsa Dua. Sebuah jembatan yang menjadi akses jalan bagi para petani mengalami kerusakan setelah diterjang banjir bandang sekitar tiga tahun lalu.

Ironisnya, jembatan tersebut sebelumnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Warga secara mandiri membangun akses itu karena membutuhkan jalur yang menunjang aktivitas pertanian mereka.

Namun, setelah diterjang banjir, kondisi jembatan kembali rusak dan membutuhkan penanganan lebih serius. Kerusakan itu membuat akses petani menuju lokasi perkebunan maupun membawa hasil panen menjadi terganggu.

Persoalan tersebut bukan lagi sekadar menyangkut infrastruktur, tetapi telah berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Jembatan menjadi fasilitas penting bagi petani karena menjadi jalur mengangkut hasil pertanian.

Kondisi kedua jembatan itu juga telah diketahui pemerintah daerah. Bahkan, jembatan di wilayah tersebut disebut sudah pernah dikunjungi langsung oleh Bupati Pohuwato serta Wakil Ketua DPRD Pohuwato.

Dengan kondisi jembatan yang telah rusak selama bertahun-tahun, masyarakat kini menunggu usulan yang telah disampaikan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat diwujudkan dalam pembangunan fisik.

Baca Juga :  Kantor Bahasa Gorontalo Torehkan Berbagai Capaian Sepanjang 2023

Terlebih, masyarakat di wilayah transmigrasi Sandalan harus terus mengeluarkan biaya tambahan untuk penyeberangan, sementara petani di Panca Karsa Dua masih bergantung pada akses jembatan yang sebelumnya mereka bangun secara swadaya.

Anggota DPRD Pohuwato dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah Diko, mengatakan kebutuhan pembangunan kedua jembatan tersebut telah diusulkan kepada pemerintah.

Menurutnya, persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan kemampuan anggaran, keterbatasan kewenagan daerah sehingga belum seluruh usulan pembangunan infrastruktur dapat direalisasikan.

“Untuk kedua jembatan itu sudah kami usulkan. Tetapi anggaran yang tersedia memang belum mencukupi, juga ada pembatasan kewenangan., Ada yang menjadi kewenangan daerah, Provinsi dan Pemerintah Pusat” ujar Abdullah, Kamis (13/08/2026) 

Abdullah Diko juga berharap Pemerintah daerah terus memperjuangkan jembatan yang terputus tersebut dan dihubungkan dengan Program Nasional. 

Ia menilai kondisi jembatan tersebut perlu menjadi perhatian karena menyangkut kepentingan masyarakat, peserta didik, petugas kesehatan, menjual hasil pertanian khususnya warga yang menggunakan akses setiap hari.

“Saya bersedia membersamai Pemerintah Daerah memperjuangkan dan menghubungkan dengan Program Pembangunan Jemabatan Pemerintah Pusat Presiden Prabowo Subianto yaitu Program Jembatan Garuda dan atau Program Jembatan Merah Putih Presisi,” tutup Abdullah (Yusuf/Gopos)

Tags: Jembatan RusakTaluditi
Previous Post

Pemkab Pohuwato-Pemprov Gorontalo Sepakati Pengembangan Digital Satu Data

Next Post

Beras dan Rokok:  Membaca Wajah Kemiskinan Gorontalo

Related Posts

Gorontalo

Tim SAR Evakuasi Satu Warga Kelelahan di Air Terjun Lombongo

Senin 28 September 2026
Melalui program POLOPALO, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo bersama komunitas 1.000 Guru membawa edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah ke sekolah-sekolah di pelosok.(Putra/Humas BI Gorontalo)
Gorontalo

Ekspedisi Polopalo: Merawat Cinta Rupiah dari Pelosok Daerah

Senin 28 September 2026
SMA Negeri 2 Wonosari membekali siswanya dengan kemampuan jurnalistik melalui pelatihan peliputan dan penulisan berita, Kamis-Jumat  (24-25/9/2026)
Gorontalo

SMA 2 Wonosari Bekali Siswa dengan Kemampuan Jurnalistik

Minggu 27 September 2026
Tahanan ABH di Pohuwato saat melakukan proses pernikahan di Masjid Pohuwato, (Istimewa)
Gorontalo

Janji Suci di Balik Jeruji Besi: ABH Nikahi Pujaan Hati di Masjid Polres Pohuwato

Minggu 27 September 2026
Gorontalo

Tim Gabungan Amankan 80 Karung Diduga Sianida Asal Filipina di Gorontalo Utara

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

DWP BKAD Turut Berpartisipasi dalam Penguatan Tata Kelola Organisasi DWP Provinsi Gorontalo

Jumat 25 September 2026
Next Post
Harga beras di wilayah Sulawesi Utara melonjak tajam.

Beras dan Rokok:  Membaca Wajah Kemiskinan Gorontalo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Pelantikan sejumlah Kepala Sekolah di Kota Gorontalo yang dilaksanakan beberapa bulan kemarin

    Mutasi Kepala Sekolah di Kota Gorontalo Disorot, Sertifikasi Guru SD dan SMP Terbengkalai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditreskrimsus Polda Amankan 9 Orang Diduga Terlibat PETI di Tilangobula Suwawa Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Perzinahan Bos Kedai MIB Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kerangka Manusia di Kebun Tebu Paguyaman Berjenis Kelamin Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yeyen Sidiki Perjuangkan Aspirasi UMKM, 25 Pelaku Usaha Difasilitasi Urus NIB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.