GOPOS.ID, MARISA — Pemerintah Kabupaten Pohuwato memperkuat tata kelola data daerah dan transformasi digital pemerintahan melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Penguatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan dan Implementasi Penyelenggaraan Pemerintahan Digital (Pemdi) di Kabupaten Pohuwato, saat penutupan Workshop Pembinaan dan Pengawasan Satu Data Daerah di Marina Beach Resort (MBR) Marisa, Kamis (13/8/2026).
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, menegaskan pengelolaan data tidak boleh hanya menjadi urusan administratif, tetapi harus menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan daerah.
“Saya mengingatkan kembali akan pentingnya data sebagai kebutuhan primer dalam perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan,” ujar Saipul.
Menurutnya, penerapan Satu Data Indonesia (SDI) merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
Di tingkat daerah, Pemkab Pohuwato juga telah memiliki Peraturan Bupati Pohuwato Nomor 20 Tahun 2023 tentang Pedoman Satu Data Indonesia Kabupaten Pohuwato.
Karena itu, Saipul meminta seluruh perangkat daerah tidak berhenti pada pemahaman yang diperoleh selama workshop, tetapi segera menerapkannya dalam pekerjaan masing-masing.
“Materi yang telah diterima selama workshop ini jangan hanya berhenti pada pemahaman, tetapi dapat segera diterapkan dalam pelaksanaan tugas. Sinergi antarpihak sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola data yang berkualitas dan terintegrasi,” tegas Saipul
Ia menilai, keberhasilan penerapan Satu Data Indonesia sangat bergantung pada koordinasi antarpengampu data dan perangkat daerah. Data yang dikelola secara terpadu, konsisten dan akurat dinilai akan membantu pemerintah menghasilkan perencanaan serta kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo juga diharapkan menjadi bagian dari percepatan transformasi digital di Kabupaten Pohuwato, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Pohuwato berkomitmen mendukung percepatan penerapan Satu Data Indonesia di Kabupaten Pohuwato,” tutup Saipul (Yusuf/Gopos)







